Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

82% SPBU Pertamina Sudah Sediakan B50, Target 100% pada September 2026

A
Penulis: Anita Fitriani❯
Ilustrasi pertamina (ist)
Ilustrasi pertamina (ist)

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

RADAR KUDUS — PT Pertamina Patra Niaga melaporkan bahwa 82% dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) miliknya di seluruh Indonesia telah mulai menawarkan bahan bakar biodiesel B50 sejak awal bulan Juli 2026.

Hal ini mencerminkan percepatan penerapan mandatori B50 yang resmi diberlakukan oleh pemerintah pada 1 Juli 2026 sebagai bagian dari strategi ketahanan energi nasional.

Advertisement

Hingga akhir bulan Juli 2026, 82% jaringan SPBU Pertamina di Indonesia telah menyediakan produk B50, yang merupakan bahan bakar dengan campuran 50% solar dan 50% biodiesel berbahan dasar minyak nabati, khususnya minyak sawit.

Pencapaian ini merupakan hasil dari distribusi bertahap yang dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga melalui 126 terminal BBM yang telah siap untuk menyalurkan B50 sejak 1 Juli 2026.

Pada tahap awal, perusahaan mendistribusikan sekitar 37,92 juta liter B50 ke berbagai daerah, dan angka tersebut diharapkan akan meningkat seiring dengan penyelesaian stok B40 yang masih ada di tangki penyimpanan SPBU.

Pemerintah memberikan waktu transisi selama tiga bulan bagi para pelaku usaha untuk menghabiskan sisa stok B40 sebelum sepenuhnya beralih ke B50.

Advertisement

Artikel Terkait

B50 Segera Hadir di Semua SPBU, Pemerintah Bidik Hemat Devisa Rp170 Triliun

B50 Segera Hadir di Semua SPBU, Pemerintah Bidik Hemat Devisa Rp170 Triliun

Pemerintah menargetkan seluruh SPBU di Indonesia menjual biodiesel B50 mulai 1 Oktober 2026. Program ini diproyeksikan menghemat devisa Rp170 triliun, menekan emisi, dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Bahlil Ungkap Adanya B50, Hemat Devisa hingga Rp170 Triliun

Bahlil Ungkap Adanya B50, Hemat Devisa hingga Rp170 Triliun

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pelaksanaan biodiesel B50 dapat menjadi langkah signifikan untuk mengurangi impor solar dan menghemat devisa negara dengan potensi mencapai Rp17

Prabowo Subianto Resmi Terapkan B50, Penghematan Devisa Capai Rp170 Triliun

Prabowo Subianto Resmi Terapkan B50, Penghematan Devisa Capai Rp170 Triliun

Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan pelaksanaan biodiesel B50 sebagai upaya baru pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor solar

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer