Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Perkuat Kesehatan Mental Generasi Muda, Rotary District 3420 Sasar Sekolah di Kudus

Ali Mustofa • Jumat, 13 Februari 2026 | 11:29 WIB

Photo
Photo

KUDUS – Upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan mental generasi muda terus digalakkan oleh Rotary International District 3420 melalui program Mental Health Awareness.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Global Grant #2574973 yang didukung The Rotary Foundation.

Setelah sebelumnya dilaksanakan di Semarang dan Pati, program tersebut kini digelar di SMKN 2 Kudus pada 9–12 Februari 2026.

Baca Juga: Apresiasi Abdi Negara, Jawa Pos Radar Kudus Beri Penghargaan kepada 28 Penerima

Program berkelanjutan ini menegaskan bahwa kesehatan mental tidak lagi dapat dipandang sebagai isu pelengkap dalam dunia pendidikan.

Sebaliknya, kesehatan mental menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter dan ketahanan generasi masa depan.

Rotary menerapkan pendekatan menyeluruh dengan melibatkan seluruh unsur pendidikan, mulai dari guru, siswa, hingga orang tua, agar dampak program dapat berlangsung jangka panjang.

District Governor Rotary District 3420, Dyah Anggraeni, menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan di berbagai kota ini merupakan bagian dari gerakan berkesinambungan, bukan sekadar agenda sesaat.

Baca Juga: Puluhan Nominator Siap Terima Penghargaan Abdi Nagari Award Radar Kudus 2026

Ia menegaskan bahwa perluasan jangkauan program bertujuan memastikan pesan penting tentang kesehatan mental dapat diterima lebih banyak sekolah.

Menurutnya, ketika tenaga pendidik memiliki pemahaman yang memadai, siswa merasa terlindungi, dan orang tua berperan dengan empati, maka fondasi masa depan bangsa sedang dibangun secara bersama.

Pelaksanaan kegiatan di Kudus mendapat sambutan positif. Ratusan peserta mengikuti berbagai sesi dengan antusias, berbagi pengalaman, serta memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya kesehatan mental.

Sekolah pun dipandang bukan hanya sebagai tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang aman bagi perkembangan emosional peserta didik.

Photo
Photo

Tantangan yang dihadapi remaja saat ini dinilai semakin kompleks, mulai dari tekanan akademik, pengaruh teknologi digital, hingga dinamika pergaulan sosial.

Oleh karena itu, program dirancang secara praktis dan aplikatif.

Para guru dibekali kemampuan mengenali tanda-tanda siswa yang memerlukan pendampingan, siswa diajak memahami pengelolaan emosi dan membangun hubungan sosial yang sehat, sementara orang tua diberi ruang dialog untuk memperkuat komunikasi dalam keluarga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelatihan bagi guru pada 9 Februari 2026.

Baca Juga: Tulus Tri Yatmika Dilantik Jadi Kepala BKPSDM Kudus, Pemkab Siapkan Strategi Hadapi Krisis ASN

Selanjutnya, pada 10–11 Februari 2026 dilaksanakan edukasi bagi siswa yang menitikberatkan pada pergaulan sehat, pencegahan perundungan dan kekerasan seksual, serta literasi digital.

Program kemudian ditutup dengan sesi Parenting Mental Health Awareness pada 12 Februari 2026.

Wakil Kepala SMKN 2 Kudus, Dhian Seputro, S.Pd., M.Pd., menilai kegiatan tersebut memberikan dampak nyata di lingkungan sekolah.

Ia menyebut para guru menjadi lebih peka terhadap kondisi peserta didik, siswa semakin terbuka, dan orang tua lebih percaya diri dalam mendampingi perkembangan anak.

Bahkan, ia memandang aspek kesehatan mental akan menjadi bagian penting dalam penilaian akreditasi sekolah di masa mendatang.

Dhian menambahkan, program kesehatan mental sangat membantu siswa, terutama dalam mendukung prestasi akademik dan kehidupan sosial mereka, serta memberikan manfaat luas bagi lingkungan sekolah secara keseluruhan.

Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi bersama Media Mitra Keluarga dengan menghadirkan psikolog Dr. Hastaning Sakti, M.Kes Psikolog dan Hesty Novitasary, M.Psi., Psikolog, LCPC, C.Ht. Program juga didukung fasilitator guru, Dinas Kesehatan Kudus, serta Puskesmas Rejosari.

Melalui pelaksanaan program yang menjangkau Semarang, Pati, hingga Kudus, Rotary District 3420 menunjukkan bahwa upaya menjaga kesehatan mental generasi muda membutuhkan kerja sama dan konsistensi berbagai pihak.

Rotary meyakini masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kesehatan mental dan keseimbangan emosional generasi penerusnya. (san)

Editor : Ali Mustofa
#kesehatan mental #peserta didik #generasi muda #rotary #pelatihan #sekolah #Kudus