KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris resmi melantik 87 kepala sekolah (kepsek) di Pendapa Kabupaten Kudus, kemarin (30/12) 2025. Pelantikan jabatan fungsional ini merupakan hasil promosi dan rotasi.
Dari 87 kepala sekolah yang dilantik, sebanyak 15 jabatan di antaranya merupakan hasil promosi, sedangkan 72 jabatan sisanya merupakan hasil rotasi. Meliputi jabatan Kepala Sekolah Dasar (SD) dan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Bupati Sam’ani Intakoris mengatakan, pelantikan kepala sekolah kali ini merupakan bentuk penyegaran birokrasi. Harapannya, dengan kepemimpinan yang baru, akan ada peningkatan kualitas pelayanan dan pendidikan di sekolah.
“Karena banyak kepala sekolah yang kosong, kami segera isi agar nahkoda di sekolah bergerak cepat, kegiatan pembelajaran bisa berlangsung segera. Ya, meskipun masih ada yang kosong terutama kepsek SD, sebab satu bulan itu setidaknya ada 40 orang yang purna,” ujarnya.
Ia juga meminta kepada masing-masing sekolah untuk membuat inovasi, agar minat masyarakat kepada sekolah negeri bisa meningkat. Ini mengingat banyak kasus sekolah negeri, terutama SD, yang minim jumlah siswa.
“Saya minta agar sekolah yang berdekatan dan muridnya sedikit agar digabung saja, nanti gurunya bisa diberdayakan di sekolah yang kekurangan guru,” tandasnya.
Senada, Wakil Bupati Kudus, Bellinda Putri Sabrina Birton juga mengharapkan, dengan adanya kepemimpinan baru ini bisa merubah sistem pendidikan di sekolah dari yang kurang baik menjadi lebih baik lagi.
“Harus lebih baik lagi, ditingkatkan lagi pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.
Ditempat terpisah, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Anggun Nugroho, menjelaskan kepsek SD masih ada kosong sekitar 120an kepsek, sedangkan kepsek SMP sudah terisi semua.
”Ya menjadi kepsek itu ada proses pendaftaran, seleksi administrasi dan diklat. Tahun depan kemungkinan ada seleksi lagi, karena tiap bulan ada yang purna dan pengisiannya juga tidak bisa cepat,” jelasnya. (san)
Editor : Mahendra Aditya