Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kurang dari Satu Jam, Beras Murah dari Bulog di Kudus Ludes Diserbu Warga

Galih Erlambang Wiradinata • Sabtu, 3 Februari 2024 | 20:24 WIB

 

BERJUBEL: Ratusan warga rela antre untuk mendapatkan beras murah dari Bulog dan Gapoktan di bazar pangan murah Dinas Pertanian Kudus kemarin.
BERJUBEL: Ratusan warga rela antre untuk mendapatkan beras murah dari Bulog dan Gapoktan di bazar pangan murah Dinas Pertanian Kudus kemarin.

KUDUS - Warga menyerbu gerakan pangan murah yang dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus kemarin.

Kurang lebih satu jam beras yang disediakan habis terjual kepada warga.

Pelaksanaan gerakan pangan murah melalui hasil tani ini dibuka pada pukul 07.00. Warga tiba di lokasi sebelum acara tersebut.

Mereka rela mengantre untuk mendapatkan beras murah. Sekitar pukul 08.00 beras dari Bulog tersebut ludes terjual.

Dalam gerakan pangan murah tersebut disediakan beras sebanyak lima ton. Rinciannya tiga ton dari Bulog dan dua ton dari Gapoktan.

Sementara itu, salah seorang warga yang hadir Tutik,50, Desa Gondangmanis, mengaku sangat terbantu atas diselenggarakannya kegiatan tersebut.

Menurutnya harga bahan pokok yang didapatkannya jauh lebih murah dibanding dengan harga yang ada di pasaran.

"Sangat membantu masyarakat kecil seperti saya. Harga di sini sangat terjangkau, seperti harga beras ini perkilo 10.500 rupiah, jauh lebih murah daripada di pasar yang mencapai 15.000 perkilo," sebutnya.

Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhamad Hasan Chabibie menyatakan, gerakan pangan murah sebagai langkah positif merespon secara cepat atas situasi saat ini terkait harga pangan dan bahan pokok lainnya yang tidak stabil.

"Menanggapi situasi saat ini tentu pemerintah wajib hadir. Salah satu upayanya dengan menggelar gerakan pangan murah ini," ucapnya.

Hasan juga berkesempatan langsung meninjau seluruh transaksi jual beli antara pedagang dengan masyarakat.

Pihaknya sangat terkesan dengan harga yang dipatok lebih murah dibanding dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Alhamdulillah harganya dibawah HET. Masyarakat sangat terbantu dengan harga-harga yang ada," terangnya.

Pihaknya juga mengungkapkan, gerakan pangan murah yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Pangan juga bagian dari upaya meminimalisir angka inflasi.

Dia berharap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kudus dapat terus tumbuh dengan stabil.

"Upaya meminimalisir inflasi kami. Harapannya dengan terkendalinya inflasi, pertumbuhan ekonomi kita terus meningkat," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Didik Tri Prasetiyo mengatakan kegiatan yang diselenggarakannya turut diramaikan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM ) binaan Dispertanpangan Kab. Kudus, Gapoktan, dan Bulog. Kegiatan seperti ini akan diselenggarakan sekali setiap bulannya.

"Ada sebanyak 40 UMKM binaan kami, Gapoktan, dan Bulog. Untuk kegiatan seperti ini akan kami selenggarakan setiap Jumat minggu kedua tiap bulannya," katanya. (gal/zen)

Editor : Ali Mustofa
#warga #bulog #beras murah #bahan pokok #Kudus