Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pelihara Sapi Jumbo, Rata-rata 1 Ton, Rutin Kirim ke Jakarta

E
Penulis: Eko Santoso❯
KEREN: Kasno saat menunjukkan sapi-sapi berbobot lebih dari 1 Ton di kandang yang berada di Desa Beganjing, Kecamatan Japah. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)
KEREN: Kasno saat menunjukkan sapi-sapi berbobot lebih dari 1 Ton di kandang yang berada di Desa Beganjing, Kecamatan Japah. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)

Advertisement

 

BLORA- Pelihara sapi jumbo berbobot lebih dari 1 Ton, peternakan di Desa Beganjing, Kecamatan Japah rutin kirim ke Jakarta. Terutama saat jelang hari Raya Iduladha. 

Peternakan itu milik Kasno. Kasno mengatakan sudah 15 tahun memelihara sapi jumbo. Dengan bobot rata-rata satu ton. 

Advertisement

Biasanya ia beli sapi biasa. Kemudian dipelihara untuk dibesarkan menjadi jumbo. 

Sapi-sapi jumbo itu untuk memenuhi permintaan dari wilayah Jakarta. Terutama Jakarta Utara. 

"Kami terbiasa memelihara sapi sampai ukuran jumbo karena banyak pesanan dari sana," kata Kasno.

Advertisement

Kasno pun rutin mengirim sapi ke Jakarta setiap tahun. Biasanya ia kirim sampai 125 ekor. 

"Hanya saat momen Iduladha," jelasnya.

Anggota tim pemasaran Sugiwati mengatakan sapi-sapi yang dirawat merupakan ternak unggulan yang memang disiapkan khusus untuk momen Idul Adha.

"Ini sapi-sapi jumbo, biasanya untuk kurban," terangnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Blora Jadi Sasaran Pengembangan Sentra Pangan, Pemkab Gandeng PT Agrinas

Blora Jadi Sasaran Pengembangan Sentra Pangan, Pemkab Gandeng PT Agrinas

Pemkab Blora mulai memperkuat langkah pengembangan sektor pertanian melalui kerja sama strategis dengan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero). 

Hujan Mulai Turun, Warga Blora Masih Kesulitan Air Bersih hingga Harus Berjalan 1 Kilometer

Hujan Mulai Turun, Warga Blora Masih Kesulitan Air Bersih hingga Harus Berjalan 1 Kilometer

Turunnya hujan belum sepenuhnya mengakhiri persoalan kekeringan di Kabupaten Blora.

Belajar dari Benyamin S Award: Membangun Daerah Tanpa Selalu Bergantung pada APBD

Belajar dari Benyamin S Award: Membangun Daerah Tanpa Selalu Bergantung pada APBD

Benyamin S Award diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta melalui Biro Kerja Sama Daerah. Memasuki tahun kedua pada 2026, sebanyak 52 kelurahan mengikuti seleksi hingga terpilih 10 finalis yang menjalani penjurian akhir.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer