RADAR KUDUS – Perayaan ulang tahun ke-94 PSIS Semarang terasa istimewa.
Klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu menghadirkan kejutan besar dengan mengumumkan pelatih kepala baru untuk menyongsong musim 2026/2027.
Melalui akun Instagram resmi @psisofficial pada Senin (19/5/2026), manajemen klub memperkenalkan Widodo Cahyono Putro sebagai nakhoda anyar tim.
Pengumuman singkat bertuliskan “The specialist was here.
Sugeng rawuh Widodo C Putro pelatih kepala PSIS Semarang musim 2026/27” langsung menyita perhatian publik sepak bola nasional.
Kehadiran Widodo cukup mengejutkan. Sebelumnya, nama Direktur Teknik Persib Bandung Djajang Nurdjaman santer disebut sebagai kandidat kuat.
Namun, manajemen akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Widodo untuk memimpin proyek kebangkitan klub kebanggaan Kota Semarang tersebut.
Keputusan ini dinilai logis. Widodo baru saja menorehkan prestasi gemilang dengan mengantarkan Garudayaksa menjuarai Championship musim 2025/2026 sekaligus memastikan promosi ke Super League.
Catatan itu menegaskan reputasinya sebagai pelatih yang piawai membawa tim promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Sepanjang perjalanan kariernya, Widodo dikenal memiliki pengalaman luas menukangi sejumlah klub besar Tanah Air, mulai dari Sriwijaya FC, Bali United, Persita Tangerang, Bhayangkara FC, Deltras, Arema FC hingga Madura United.
Salah satu pencapaian pentingnya terjadi saat membawa Persita Tangerang menjadi runner-up Liga 2 musim 2019 dan promosi ke Liga 1.
Kesuksesan promosi bersama Persita dan Garudayaksa membuat Widodo kini tercatat dua kali mengantar tim naik kasta.
Faktor pengalaman itulah yang menjadi pertimbangan utama PSIS yang tengah berusaha bangkit setelah harus berjuang di kompetisi kasta kedua.
Selain dikenal sebagai pelatih, Widodo juga merupakan legenda sepak bola Indonesia.
Saat masih aktif bermain, pria kelahiran Cilacap, 8 November 1970 itu dikenal sebagai striker tajam dengan naluri gol tinggi.
Ia mengawali karier profesional bersama Warna Agung, kemudian memperkuat Petrokimia Putra dan Persija Jakarta sebelum kembali ke Petrokimia Putra.
Sepanjang karier klub, Widodo mencatat 258 penampilan dan mengemas 100 gol.
Bersama Timnas Indonesia, ia tampil dalam 55 pertandingan dengan torehan 14 gol pada periode 1991–1999.
Salah satu momen paling ikonik adalah gol salto ke gawang Kuwait di Piala Asia 1996 yang hingga kini masih dikenang pecinta sepak bola nasional.
Karier kepelatihannya dimulai sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia pada 2010 sebelum berkembang menangani berbagai klub Liga 1 dan Liga 2.
Bersama Bali United, ia pernah membawa tim meraih posisi runner-up Piala Presiden 2018.
Kini, tantangan baru menanti bersama PSIS Semarang.
Dukungan suporter Mahesa Jenar diharapkan menjadi energi tambahan bagi Widodo dalam membangun tim kompetitif musim depan.
Pengumuman di momen ulang tahun klub juga menjadi sinyal kuat bahwa PSIS ingin membuka lembaran baru dengan optimisme tinggi, sekaligus menargetkan kembali bersaing di papan atas Super League musim 2026/2027.