PASANG BANNER: Puluhan warga Desa Menoro, Sedan, turut ke jalan menuntut pencopotan kasi kesra lantaran diduga terlibat kasus asusila kemarin.
REMBANG – Puluhan warga Desa Menoro, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, menggelar aksi spontan di depan Balai Desa Menoro pada Senin, (18/5/ 2026), pukul 10.30 WIB. Mereka menuntut Pemerintah Desa (Pemdes) Menoro bersikap tegas mencopot seorang perangkat desa dari jabatannya sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) sekaligus Modin Desa Menoro.
Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Kudus, aksi yang diikuti sekitar 30 warga tersebut dipicu oleh dugaan tindak asusila yang dilakukan oleh pelaku berinisial AG terhadap beberapa warga. Dugaan tersebut disebut terjadi berulang kali.
Aksi ini merupakan bentuk tuntutan warga agar Pemdes Menoro segera mengambil sikap tegas terhadap perangkat desa yang diduga melanggar norma kesusilaan.
Kepala Desa Menoro, Jidan Gunorejo membantah keras dugaan tersebut. Menurutnya, pihaknya telah meminta keterangan dari berbagai pihak terkait, namun tidak ditemukan bukti satu pun yang mendukung tuduhan asusila terhadap AG.
“Kita tetap berpikir praduga tak bersalah mas. Semua sudah saya mintai keterangan dan tidak ada bukti satupun,” ujar Jidan.
Jidan menilai aksi yang terjadi lebih disebabkan oleh dendam pribadi dan upaya mengubahnya menjadi konflik di tingkat desa. “Ini kelihatannya ada dendam pribadi dan dibuat manajemen konflik,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Desa Menoro masih dipantau. Pihak Pemdes Menoro menyatakan akan terus berkoordinasi dengan aparat terkait untuk menjaga kondusifitas desa.
Editor : Ali Mahmudi