Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dua Hari Hilang di Laut, Nelayan Pangkalan Rembang Ditemukan Tak Bernyawa di Dekat Jeti PLTU

Ali Mustofa • Selasa, 21 April 2026 | 09:57 WIB
DIEVAKUASI: Tim pencarian saat melakukan proses evakuasi jenasah nelayan desa Pangkalan sebelum dibawa menuju rumah sakit, kemarin. (BPBD RBG UNTUK RADAR KUDUS)
DIEVAKUASI: Tim pencarian saat melakukan proses evakuasi jenasah nelayan desa Pangkalan sebelum dibawa menuju rumah sakit, kemarin. (BPBD RBG UNTUK RADAR KUDUS)

REMBANG – Nelayan asal Desa Pangkalan, Kecamatan Sluke, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut mencari udang rebon akhirnya ditemukan pada hari kedua operasi pencarian.

Jasad korban ditemukan di area sekitar jeti PLTU Sluke oleh petugas keamanan setempat.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Rembang Muhammad Lutfi Hakim melalui Subkoordinator Kedaruratan Bambang Adi Wijanarko membenarkan bahwa korban bernama Agus Sugiyarto berhasil ditemukan setelah dua hari pencarian.

Bambang menjelaskan, pada hari kedua tim SAR memulai penyisiran dari pelabuhan sejak pukul 07.00 hingga 12.00 di perairan sekitar Pangkalan.

Setelah jeda istirahat, pencarian dilanjutkan kembali hingga akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 14.00 di sisi jeti PLTU Sluke.

Saat ditemukan, korban mengalami luka pada bagian mata dan kepala yang diduga akibat benturan saat terbawa arus angin timur.

Sebelumnya, tim menerima laporan warga yang melihat sesosok mayat mengapung di sekitar jeti PLTU Sluke.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyisiran ke arah barat hingga korban berhasil ditemukan.

Berdasarkan keterangan, korban diketahui melaut seorang diri dan diduga terjatuh dari perahunya sebelum akhirnya ditemukan nelayan lain yang melaporkan kejadian tersebut.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD dr R Soetrasno Rembang untuk menjalani autopsi sebagai bagian dari proses pengurusan santunan Jasa Raharja.

Setelah seluruh proses selesai, jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Nggeblak, Desa Pangkalan.

Pemerintah desa setempat menyampaikan bahwa korban diketahui masih berstatus lajang atau belum menikah. (noe)

Editor : Ali Mustofa
#pltu sluke #Melaut #operasi pencarian #tim sar #rembang