REMBANG – Perlawanan warga Dukuh Sumberagung terhadap polusi dan kerusakan jalan akibat truk tambang akhirnya membuahkan hasil.
Melalui Musyawarah Desa (Musdes) yang berlangsung alot di Balai Desa Sambiroto, Sedan, Senin (6/4), warga berhasil memenangkan tuntutan utama mereka jalan umum desa resmi dilarang digunakan oleh armada tambang.
Musyawarah ini digelar sebagai “sidang darurat” pasca-aksi blokade spontan warga pada Sabtu (4/4/2026).
Sebanyak 75 peserta, termasuk jajaran Forkopimcam Sedan, hadir mengawal mediasi yang sempat tegang antara perwakilan warga dan pihak pengusaha tambang.
Dalam forum tersebut, Ahmad Amiruddin selaku perwakilan warga Dukuh Sumberagung menyampaikan tuntutan tegas tanpa kompromi.
Pihaknya menolak secara tegas dan permanen penggunaan jalan umum untuk truk tambang.
“Jika dalam Musyawarah Desa ini tidak ada keputusan yang berpihak kepada masyarakat, kami akan menempuh langkah hukum ke Polda Jawa Tengah dan mengadukan ke Kementerian ESDM untuk investigasi tambang ilegal,” tegas Ahmad Amiruddin di hadapan forum.
Di pihak lain, Muhammad Ma’mun (Jimun) selaku pengelola tambang mencoba membela posisinya terkait hak penggunaan jalan dan kompensasi yang sempat tertunda.
Menurutnya, status jalan yang dilewati adalah jalan umum (jalan kabupaten).
“Kami juga merasa berhak melewati. Terkait kompensasi bulanan memang sempat ada trobel selama beberapa bulan sehingga terhenti, namun sebenarnya kami sudah siapkan perbaikan jalan untuk warga,” ujarnya.
Berdasarkan Berita Acara Nomor 400.10.2.2/60/IV/2026, pihak tambang tetap diperbolehkan beroperasi, tetapi dengan syarat mutlak: dilarang menggunakan Jalan Umum Desa Sambiroto sebagai jalur distribusi.
Kepala Desa Sambiroto Mokhammad Abdul Kharis yang sempat dituding menghindar saat aksi blokade, akhirnya memberikan pernyataan.
Pihaknya selaku pemerintah desa akan mengawal dan menjadi penengah.
“Silakan warga sampaikan aspirasi, dan kami pastikan hasil Musdes hari ini menjadi titik terang bagi kedua belah pihak agar tidak terjadi kegaduhan berkelanjutan,” tandasnya.
Hadir dalam kesempatan kemarin,Kapten Arh Fahrudin (Danramil 13/Sedan) dan Iptu Suroto (Kapolsek Sedan) dan camat setempat. (ali)
Editor : Ali Mustofa