Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warak Ngendog, Ikon Unik Harmoni Tiga Budaya Khas Kota Semarang

u
Penulis: uinbroadcasting❯
UNIK: Warak gendog ikon budaya unik semarang
UNIK: Warak gendog ikon budaya unik semarang

Advertisement

SEMARANG - Kota Semarang memiliki ikon budaya tak benda yang unik dan sarat makna, yakni Warak Ngendog.

Wujud rekaan berbentuk gabungan beberapa hewan ini selalu menjadi daya tarik utama masyarakat, terutama saat digelarnya tradisi Dugderan untuk menyambut bulan suci Ramadan.

Warak Ngendog dikenal sebagai simbol akulturasi tiga etnis besar yang hidup berdampingan secara damai di Semarang, yaitu Tionghoa, Arab, dan Jawa.

Advertisement

Bagian kepalanya mengadopsi bentuk naga (Kilin) khas Tionghoa, bagian leher dan tubuhnya menyerupai unta dari tradisi Arab, sementara bagian kakinya mengambil bentuk kaki kambing atau sapi khas masyarakat Jawa.

Secara filosofis, nama "Warak" diserap dari bahasa Arab Wara'i yang berarti menjaga diri dari hawa nafsu dan perbuatan dosa.

Sedangkan "Ngendog" berasal dari bahasa Jawa yang bermakna bertelur.

Advertisement

Penggabungan kedua kata ini mengandung pesan moral bahwa barang siapa yang mampu menjaga kesucian diri dan mengendalikan nafsu, maka ia akan memperoleh pahala atau hasil yang manis (ngendog).

Bentuk tubuh Warak Ngendog yang cenderung kaku dengan sudut-sudut tegas juga mencerminkan karakter masyarakat Semarang yang jujur, terbuka, dan egaliter.

Pada setiap perayaan Dugderan, patung Warak Ngendog diarak mengelilingi pusat kota hingga ke kompleks Masjid Agung, di mana mainan dan hiasan berbentuk Warak Ngendog menjadi buruan warga sebagai simbol keberkahan.

Kini, Warak Ngendog tidak hanya hadir saat perayaan keagamaan, tetapi telah menjelma menjadi identitas visual Kota Semarang yang diterapkan pada ragam hias batik, cenderamata, hingga ornamen seni di sudut-sudut kota.

Advertisement

Artikel Terkait

Tragedi Syabilla Jadi Evaluasi Porprov Jateng, Pengamanan Lomba Laut Diperketat dan Nomor Dikurangi

Tragedi Syabilla Jadi Evaluasi Porprov Jateng, Pengamanan Lomba Laut Diperketat dan Nomor Dikurangi

Meninggalnya atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, menjadi perhatian serius penyelenggara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.

Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian dalam Kematian Atlet Selam Syabilla Rizkia Putri Raharja

Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian dalam Kematian Atlet Selam Syabilla Rizkia Putri Raharja

Polrestabes Semarang tengah menyelidiki dugaan kelalaian dalam peristiwa meninggalnya atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja.

Progres Capai 79,42 Persen, Proyek Jalan Tol Semarang-Demak Ditargetkan Rampung Akhir 2027

Progres Capai 79,42 Persen, Proyek Jalan Tol Semarang-Demak Ditargetkan Rampung Akhir 2027

Pemerintah menargetkan pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak rampung pada akhir 2027.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer