REMBANG – Upaya pencarian maraton selama hampir sepuluh jam terhadap seorang pemancing yang tenggelam di Embung Purworejo, Kecamatan Kaliori, berakhir duka.
Korban, Agal Refalleno (19), ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Kamis malam (19/2).
Peristiwa naas tersebut bermula pada siang hari sekitar pukul 13.00 WIB. Korban yang merupakan warga Desa Wiroto, RT 05/01 sedang memancing bersama rekannya, Novel Ardata (29).
Menurut keterangan Saksi, kejadian tersebut terjadi saat korban berusaha menarik ikan hasil tangkapannya.
Baca Juga: APBMI Desak Pemda Fasilitasi Legalitas Tambatan Pinggiran di Pelabuhan Rembang
Namun, korban diperkirakan kehilangan keseimbangan hingga terpeleset dan tercebur ke dalam embung dengan kedalaman sekitar 3 meter.
Mengingat kondisi dasar perairan yang berlumpur, korban seketika hilang terseret ke dasar air.
Tim reaksi cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang bersama warga setempat segera memulai operasi pencarian pada pukul 13.30 WIB.
Untuk mempermudah proses deteksi, petugas mengerahkan lima unit pompa air (alkon) untuk mengurangi volume air embung dan alat berat guna membuka akses aliran air.
“Kendala utama di lapangan adalah tebalnya lapisan lumpur dan banyaknya tanaman air atau rumput di dasar embung yang menghalangi visibilitas tim penyelamat,” ujar M. Lutfi Hakim Plt Kepala BPBD Kabupaten Rembang mengungkapkannya saat dihubungi kemarin.
Setelah perjuangan intensif, jasad korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 22.48 WIB. Isak tangis keluarga pecah saat tubuh Agal diangkat ke permukaan.
“Alhamdulillah, meskipun dalam kondisi meninggal dunia, korban berhasil kami temukan dan langsung dievakuasi ke tepi embung untuk proses lebih lanjut,” Lutfi.
BPBD Rembang mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dan menggunakan alat pengaman diri (pelampung) saat beraktivitas di sekitar perairan.
Pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut untuk memastikan faktor keamanan di sekitar lokasi guna mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang. (ali)
Editor : Mahendra Aditya