Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

LPJU Padam Berbulan-bulan, Kota Pusaka Lasem Rembang Disebut Seperti Kota Mati

Redaksi Radar Kudus • Kamis, 5 Februari 2026 | 11:44 WIB

GELAP SAAT MALAM: Kondisi Jalur Pantura Kota Pusaka Lasem dengan deretan tiang lampu, tapi mati.
GELAP SAAT MALAM: Kondisi Jalur Pantura Kota Pusaka Lasem dengan deretan tiang lampu, tapi mati.

REMBANG – Kondisi lampu penerangan jalan umum (LPJU) di kawasan Kota Pusaka Lasem hingga kini masih memprihatinkan.

Selama lebih dari empat bulan terakhir, lampu-lampu di sepanjang kawasan tersebut dilaporkan tidak berfungsi, namun belum terlihat langkah konkret dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rembang.

Anggota DPRD Rembang, Puji Santoso, menegaskan bahwa persoalan LPJU di Kota Pusaka Lasem sudah disampaikannya secara langsung kepada instansi terkait.

Baca Juga: Mengenal Julia Monic Fadhila, Perempuan Rembang Ini Tunjukkan Muda Tak Harus Gengsi untuk Sukses

Sebagai wakil rakyat, ia mengaku telah menjalankan fungsi pengawasan dan menyuarakan keluhan masyarakat.

“Sudah saya sampaikan dan komplain ke dinas. Lebih dari empat bulan Lasem gelap. Kondisi ini membuat Kota Pusaka seperti kota mati,” ujarnya tegas.

Puji menyayangkan sikap dinas yang berdalih tidak memiliki anggaran untuk perbaikan, padahal masyarakat secara rutin membayar pajak penerangan jalan.

Menurutnya, alasan tersebut tidak seharusnya menjadi penghambat pelayanan publik.

Ia pun mendesak organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera mengambil langkah nyata.

Bahkan, jika LPJU yang ada tidak bisa difungsikan, Puji menyarankan agar diganti dengan lampu penerangan biasa.

“Kalau memang tidak bisa digunakan, lebih baik diputus saja dan diganti lampu penerangan biasa. Yang penting jalan tetap terang,” kata legislator dari Dapil 2 itu kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Baca Juga: Tanpa Striker Andalan, PSIR Rembang Uji Kedalaman Skuad demi Tiket Empat Besar Liga 4 Jateng

Puji menekankan, penerangan jalan sangat penting demi keselamatan pengguna jalan.

Apalagi, di kawasan tersebut banyak kendaraan besar yang parkir di bahu jalan, sementara kondisi Jalur Pantura Lasem juga mengalami kerusakan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

“Saya minta Dishub segera melakukan perbaikan. Soal kabel mau lewat atas dan terlihat semrawut atau tidak, itu urusan belakangan. Yang terpenting fungsinya untuk masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar OPD terkait tidak saling melempar tanggung jawab.

Menurut Puji, seluruh aset di kawasan Kota Pusaka Lasem merupakan tanggung jawab pemerintah daerah untuk dirawat dan dipelihara, terlebih setelah kawasan tersebut diserahkan kepada daerah pasca kunjungan wakil presiden beberapa waktu lalu.

“Pemeliharaan itu tanggung jawab daerah. Anggaran untuk penerangan jalan ada. Saya minta ini segera didorong agar diperbaiki, supaya tidak terkesan dibiarkan mangkrak,” pungkasnya. (noe)

Editor : Ali Mustofa
#dishub #rembang #lpju padam #Penerangan #kota pusaka lasem #anggaran