Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Keterangan Pihak Sekolah Terkait Video Dugaan Bullying Siswi di Rembang: Dipicu Rebutan Pacar, Kini Saling Memaafkan

Vachri Rinaldy • Kamis, 11 September 2025 | 19:10 WIB
ILUSTRASI: Bullying (Istimewa)
ILUSTRASI: Bullying (Istimewa)

REMBANG - Pihak sekolah telah mengambil langkah setelah video yang mengarah pada dugaan bullying tersebar.

Orangtua masing-masing siswi telah dipertemukan. Saat ini, baik korban maupun pelaku sudah saling memaafkan.

Rekaman video yang beredar tersebut menunjukkan dua murid perempuan yang saling berhadapan.

Keduanya memakai pakaian olahraga, terdapat tulisan yang menunjukkan salah satu sekolah di Kecamatan Kragan.

Dalam rekaman itu, juga terdengar suara-suara teriakan hingga ada benda kecil yang terlempar.

Saat berhadapan, salah satu siswi terlihat memegang kerudung siswi satunya.

Kemudian juga tampak ada pukulan di bagian bahu.

Siti Wachidah, salah satu guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolah tersebut menyampaikan, kejadian berlangsung pada Rabu (10/9) saat jam istirahat.

Pada hari itu, pihak sekolah belum menerima laporan.

"Kami tahunya juga dari alumni, dari orangtua murid. Habis itu kami menghubungi orangtuanya," katanya.

Kamis (11/9) pihak sekolah telah mempertemukan orangtua yang bersangkutan.

Setelah dimintai keterangan, perseteruan tersebut dipicu karena berebut pacar. Selanjutnya terjadi saling tantang hingga terpicu keributan.

Wachidah mengatakan, kedua siswi yang saat ini duduk di kelas VIII itu sudah saling memaafkan dan berteman sebagaimana mestinya.

Hanya saja, salah satu orangtua menghendaki ada tindak lanjut dari sekolah.

"Tadi sudah antar orangtua. Untuk tindak lanjutnya besok. Tadi (antarsiswi) sudah saling memaafkan. Orangtua si korban minta tindak lanjut dari sekolah. Ini kan belum dirapatkan," jelasnya.

Disinggung soal adanya aksi melempar benda sebagaimana yang terekam dalam video, ia menjelaskan, berdasarkan hasil keterangan anak, ada salah satu siswa yang ingin melerai dengan cara melempar ember.

"Ada yang mau melerai dengan melempar ember. Itu niatnya biar mereka tidak terus-terus," ungkapnya.

Sriyanta, selaku Kepala Sekolah mengatakan, ia sudah menerima masukan dari berbagai pihak. Rencana akan ada mediasi dari Dinas Pendidikan, KPAI, Forkopimcam, dan pihak sekolah.

"Kalau penanganan dari pihak sekolah, ya sebagaimana regulasi dinas pendidikan. Tentang penanganan lebih lanjut akan berkolaborasi," jelasnya.

Wakil Bupati Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro menyampaikan, pihaknya telah mendapatkan laporan tersebut.

Kamis (11/9), dinas terkait telah bergerak untuk menindaklanjuti.

"Sudah dapat laporan semalam. Hari ini (Kamis 11/9) ditindaklanjuti sama timnya Dindikpora, Dinsos, sama kawan-kawan di Kecamatan Kragan, dan berkolaborasi serta koordinasi dengan Polres," katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Kudus, Kamis (11/9) pagi. (vah)

Editor : Ali Mustofa
#Dugaan perundungan #rembang #Video perundungan siswi di Rembang #video viral #Perundungan siswi #bullying