REMBANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang berencana melaksanakan revitalisasi pasar tradisional tahun ini. Diperkirakan, kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp 5 miliar.
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Rembang Mahfudz menyampaikan tahun ini, ada sejumlah rencana akan ada enam revitalisasi pekerjaan. Di antaranya, adalah penataan los ikan di Pasar Rembang.
Baca Juga: Anggaran Infrastruktur di Kabupaten Rembang Disunat hingga Rp 28 Miliar, Begini Penjelasannya
“Nanti pembangunan di tahun 2025 dan juga revitalisasi penataan lingkungan di beberapa pasar tradisional yang lain, seperti di Rembang Kota nanti ada penataan di los ikan, terus kemudian di pasar-pasar lain mungkin ada sekitar 6 atau 7 revitalisasi pekerjaan,” katanya.
Jika ditotal secara keseluruhan, diperkirakan anggaram yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp 5 miliar. “Total anggarannya sekitar Rp 5 miliar hampir Rp 6 miliar. Mungkin sekitar Rp 5 miliar,” katanya.
Beberapa waktu lalu, terhenti juga telah melakukan penanganan sementara untuk perbaikan pasar, seperti yang dilakukan di Pasar Rembang.
Belum lama ini Dindagkop bersama paguyuban pedagang membersihkan sumbatan selokan yang sering mengakibatkan terakumulasi saat hujan. Selain itu, juga menguruk jalan bagian belakang pasar yang rusak.
Baca Juga: Kabar Baik! Revitalisasi Pasar Tradisional, Pemkab Rembang Siap Kucurkan Dana Rp 5 Miliar
"Sebetulnya internal kami sudah berusaha agar tidak becek kemarin sempat kami datangkan pedel. Cuma itu hanya sementara saja.Tetapi untuk kewenangan pembangunannya (jalan belakang pasar) sepenuhnya kewenanga PU (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang)," jelasnya.
Penanganan sementara juga pernah dilakukan di Pasar Lasem.
"Termasuk di Pasar Lasem, yang menjadi keluhan yang sering kemarin tersumbat itu juga sepenuhnya kewenangan PU.Tetapi Dindagkop mensuport bersama-sama dengan dinas, dengan masyarakat untuk melaksanakan kerja bakti," imbuhnya. (wah)
Editor : Noor Syafaatul Udhma