REMBANG – Hadirnya Rumah Sakit Anyar di Kabupaten Rembang bisa membawa iklim positif dalam pelayanan di bidang kesehatan.
Tak hanya sarana dan prasarana, adanya rumah sakit baru juga menjadi stimulus para dokter spesialis yang berminat ke Rembang.
Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Rembang dr Ali Syofii. Dia juga menanggapi hadirnya rumah sakit baru yang dalam dekat dibangun di Kota Garam.
Alasan di Rembang saat ini berdasarkan rasio kamar dan tempat tidur dengan jumlah penduduk masih 1 banding 1.000.
”Jumlah tempat tidur dibandingkan jumlah penduduk. Kira-kira Rembang hari ini 1 tempat tidur digunakan untuk sekitar 1.000-an penduduk. Sehingga memang masih terbuka peluang mengembangkan RS baru,” ujarnya saat ditemui Jawa Pos Radar Kudus.
Menurutnya hadirnya Rumah Sakit Baru di Rembang akan memberikan dampak positif. Pertama dari sisi penyedia RS.
Kehadiran banyak RS justru akan membuat para entitas yang bergerak di rumah sakit berlomba-lomba meningkatkan layanan sarana dan prasarana serta layanan tentu akan ditingkatkan.
”Ini juga membawa dampak positif, manfaat bagi masyarakat. Masyarakat akan merasakan sebagai pengguna. Merasakan manfaat adanya peningkatan layanan lebih baik,” optimistisnya.
Kedua hadirnya juga akan membawa stimulasi para tenaga medis, khususnya dokter spesialis untuk lebih berminat lagi datang ke Rembang.
“Karena lahan lebih banyak. Itu juga membawa manfaat positif bagi masyarakat terkait kelengkapan pelayanan SDM menjadi lebih baik,” imbuhnya.
Sebelumnya Bupati Rembang, Abdul Hafidz memberi sinyal hadirnya rumah sakit baru yang waktu dekat dibangun Kabupaten Rembang.
Baca Juga: Vakum 4 Tahun, Rembang Expo 2024 Kembali Digelar, Begini Harapan Dinas
Baca Juga: Stand Diramaikan 250, Rembang Expo Kembali Hadir setelah Vakum 4 Tahun, Ini Jadwalnya
Salah satunya rumah sakit swasta di Bumi Mina Tani bangun 7-8 lantai di wilayah kota. “Proses izinnya sudah jalan, tidak lama dimulainya pembangunan fisiknya,” ungkapnya.
Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyampaikan kabupaten Rembang baru ramai-ramainya untuk rumah sakit atau pelayanan kesehatan. Diambil contoh PKU Muhammadiyah membangun 7 lantai. Saat ini sedang proses pembangunan.
”Sebentar lagi ada KSH di Kabupaten Rembang. Itu juga sudah mulai proses perizinan,” kata Abdul Hafidz di sela peresmian masjid Bhina Al Jannah belum lama ini. (noe/ali)
Editor : Noor Syafaatul Udhma