REMBANG - Kerusakan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) tenaga surya di Jalur Pantura Rembang tak kunjung bisa diatasi.
Besarnya biaya perawatan menjadi kendala utama, sehingga padamnya lampu bertahun-tahun belum bisa teratasi.
Paling mencolok di Jalan Pantura Rembang-Lasem. Dinas Perhubungan setempat tak bisa berbuat banyak karena merupakan kewenangan dan aset Kementerian Perhubungan.
Dinas mengaku untuk mengurai problem LPJU tenaga surya telah mengajukan tambahan penggantian di 200 titik.
“Usulan penambahan terus diajukan. Salah satunya lewat Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) untuk penggantian tenaga surya ke jaringan konvensional,” terangnya.
Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang Untung Buntaran menyebutkan padamnya listrik tenaga surya.
Baca Juga: Hati-hati Ya Lur, Ada Rekahan di Jalan Purwodadi-Kedungrejo Grobogan, Begini Penampakannya
Selain faktor umur, juga hilangnya aksesoris penunjang. Seperti aki.”Selain itu korosi karena udar dan angin laut,” ujarnya.
Ia mengakui pemeliharaan memang dilakukan oleh Dishub setempat.
Baca Juga: Hati-hati Ya Lur, Ada Rekahan di Jalan Purwodadi-Kedungrejo Grobogan, Begini Penampakannya
Namun jika kerusakan ringan. Sementara tanggung jawab perbaikan skala prioritas memang dari kementerian.
“Kalau tenaga surya kami memang belum bisa berbuat banyak. Karena perbaikan mahal. Akinya juga tidak murah. Termasuk kendala teknisi. Karena tidak ada pelatihan perbaikan lampu tenaga surya,” imbuhnya. (noe)
Editor : Ali Mustofa