Laskar Dampo Awang harus terus memenangkan pertandingan untuk mengejar ketertinggalan.
Pada laga perdana melawan Safin FC Pati, PSIR berhasil membawa kemenangan 4-1 sehingga mendudukkannya di puncak klasmen.
Baca Juga: Begini Potret saat Puluhan Karyawan Pabrik Tas Geruduk Kantor DPRD Rembang Menyoal Kebijakan Putus Kontrak
Namun, posisi itu harus dilengserkan oleh PSDB Demak setelah PSIR dipecundangi di kendang sendiri dengan kekalahan 1-0.
Saat itu, Laskar Dampo Awang berada di peringkat dua.
Baca Juga: Mahfud Md Sowan Ke Gus Mus di Leteh Rembang : Blak-bakan Soal Kontestasi Politik hingga Puisi Republik Rasa Kerajaan
Sayangnya posisi itu kembali merosot setelah kesebelasan yang identik dengan jersey oranye itu dikalahkan oleh Persiku Kudus di Stadion Wergu 1-0.
Saat ini, masih menyisakan tiga laga untuk mendongkrak peluang lolos ke babak 18 besar.
Tidak ada pilihan lain selain menang.
Baca Juga: Kalah Dramatis 0-1 dari PSDB Demak, PSIR Rembang Dikudeta dari Puncak Klasemen
Jika seri atau kalah peluang untuk tampil pun semakin kecil.
Besuk pada Rabu (15/11) PSIR akan menjamu Persiku Kudus di Stadion Krida Rembang.
Pelatih PSIR Hariyanto akan bekerja keras untuk memenangkan pertandingan.
Ia mengaku sudah mempelajari pola permainan Persiku Kudus saat laga tandang pada Mingu (12/11).
Baca Juga: APES! Banjir Kartu Kuning, PSIR Rembang Dipecundangi Persiku Kudus, Ini Skornya
Menurutnya, kekalahan PSIR di Stadion Wergu dikarenakan para pemain yang demam panggung karena masih berusia muda.
Ia berharap dengan laga kendang mereka bisa lebih tenang karena mendapatkan dukungan dari suporter.
”Kami sudah mempelajari waktu di Kudus. Mudah-mudahan tidak ada kendala apa-apa,” katanya.
Laga kali ini, Rudi Santoso striker PSIR tidak bisa tampil karena terkena akumulasi kartu.
Sehingga pihaknya harus menggantikan dengan pemain lain.
Diantara yang digadang menggantikan Rudi adalah Muslimin.
Baca Juga: Ini Dia Pamflet yang Menarasikan Agenda Majelis Permusyawaratan Rembang di Ndalem Gus Mus
Disinggung soal poin, menurutnya PSIR harus bisa mengamankan 12 poin.
Artinya, setiap laga ke depan harus bisa memboyong kemenangan.
”Poin aman. Saya kira dua terbaik (di klasmen grub) masuk. Kami berdoa saja bisa mendapatkan hasil terbaik,” jelasnya.
Baca Juga: Ratusan Karyawan Pabrik Tas di Rembang Geruduk Kantor DPRD, Ini Tuntutannya
Hariyanto mengaku persiapan PSIR untuk mengarungi liga 3 Jawa Tengah tergolong minim.
Selain itu, sebagian besar pemain juga masih kurang pengalaman.
”Baru tahun ini mengikuti kompetisi. Makanya dari awal kami untuk memberi jam terbang anak-anak asli Rembang. Sehingga ketika dibutuhkan sudah siap secara mental, teknik, taktik,” jelasnya. (vah/khim)
Editor : Abdul Rokhim