Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Daftar 5 Jemaah Haji Lampung yang Meninggal di Makkah dan Madinah, Mayoritas Lansia

Mahendra Aditya Restiawan • Kamis, 4 Juni 2026 | 08:37 WIB
Ilustrasi ibadah haji di mekkah. (Gemini AI)
Ilustrasi ibadah haji di mekkah. (Gemini AI)

RADAR KUDUS - Pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 kembali diwarnai kabar duka. Hingga awal Juni, tercatat lima jemaah haji asal Provinsi Lampung meninggal dunia saat menjalankan rangkaian ibadah di Arab Saudi. Para jemaah tersebut wafat di dua kota suci, yakni Makkah dan Madinah, setelah mengikuti berbagai tahapan ibadah haji.

Pemerintah melalui Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lampung memastikan seluruh proses penanganan terhadap jemaah yang meninggal telah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Petugas haji Indonesia bersama otoritas Arab Saudi turut mendampingi seluruh proses mulai dari perawatan, pemulasaraan hingga pemakaman.

Kepala Kanwil Kemenhaj Lampung, M. Ansori, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para jemaah yang berpulang di Tanah Suci. Menurutnya, para almarhum dan almarhumah telah menyelesaikan perjalanan spiritual yang mulia di tempat yang sangat dimuliakan umat Islam.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya jemaah haji asal Lampung. Semoga seluruh amal ibadah mereka diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," ujarnya.

Faktor Usia dan Kondisi Fisik Jadi Tantangan

Ansori menjelaskan bahwa sebagian besar jemaah yang meninggal termasuk dalam kelompok lanjut usia. Kondisi tersebut membuat mereka lebih rentan mengalami gangguan kesehatan selama menjalankan ibadah yang membutuhkan stamina tinggi.

Selain faktor usia, suhu udara yang sangat panas di Arab Saudi, aktivitas ibadah yang padat, serta kelelahan fisik menjadi tantangan yang harus dihadapi para jemaah selama musim haji.

Karena itu, petugas kesehatan terus meningkatkan pengawasan terhadap jemaah berisiko tinggi. Pendampingan dilakukan secara intensif untuk memastikan kondisi kesehatan para jemaah tetap terjaga selama berada di Tanah Suci.

Pihak Kemenhaj juga mengingatkan seluruh jemaah agar memperhatikan kondisi tubuh, memperbanyak waktu istirahat, menjaga asupan cairan, dan mengikuti seluruh arahan dari petugas kesehatan.

Koordinasi Intensif dengan PPIH Arab Saudi

Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, Kanwil Kemenhaj Lampung terus berkoordinasi dengan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Koordinasi tersebut mencakup pelayanan kesehatan, pendampingan jemaah, hingga penyampaian informasi kepada keluarga di Indonesia.

Ansori menegaskan bahwa keluarga jemaah yang wafat akan memperoleh informasi resmi mengenai seluruh proses yang telah dilakukan, termasuk pemakaman dan hak-hak jemaah sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan hanya mengacu pada informasi resmi dari penyelenggara ibadah haji.

Daftar Jemaah Haji Lampung yang Wafat

Hingga awal Juni 2026, berikut lima jemaah asal Lampung yang dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji:

1. Mesno Iro Karso

Jemaah asal Lampung Timur yang tergabung dalam Kloter JKG 09. Almarhum wafat di Madinah pada 6 Mei 2026 pukul 14.18 waktu Arab Saudi.

2. Muhammad Sukono Sarwan (65 Tahun)

Jemaah asal Kabupaten Pringsewu yang tergabung dalam Kloter JKG 21. Beliau meninggal dunia di Kota Makkah saat menjalani rangkaian ibadah haji.

3. Sutriyah Sanusi Tayem binti Sanusi (86 Tahun)

Jemaah asal Lampung Utara dari Kloter JKG 15. Almarhumah wafat saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Al Noor, Arab Saudi.

4. Binti Panidi Purwanto (67 Tahun)

Jemaah asal Kabupaten Mesuji yang tergabung dalam Kloter JKG 18. Almarhumah meninggal dunia di Makkah akibat sakit.

5. Sugiarti binti Karta Pawira

Jemaah asal Lampung Utara dari Kloter JKG 15. Almarhumah wafat di Makkah pada 16 Mei 2026.

Fokus pada Keselamatan Jemaah Lansia

Musim haji tahun ini kembali menunjukkan pentingnya perhatian khusus terhadap jemaah lanjut usia yang memiliki risiko kesehatan lebih tinggi. Pemerintah terus mengintensifkan pelayanan kesehatan serta edukasi kepada jemaah agar dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Di tengah kabar duka tersebut, ribuan jemaah Indonesia lainnya masih melanjutkan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Pemerintah berharap seluruh jemaah dapat menjaga kesehatan dan menyelesaikan seluruh proses ibadah dengan lancar hingga kembali ke Tanah Air.

Editor : Mahendra Aditya
#jemaah haji Lampung meninggal #jemaah wafat di Makkah #daftar jemaah haji meninggal #kabar haji Indonesia #Haji 2026