Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Merasa Politik Bukan Urusan Anda? Mungkin Justru Anda yang Paling Terdampak

uinbroadcasting • Senin, 13 Juli 2026 | 12:10 WIB
Mungkin kita kalau dengar politik itu rasanya malas menanggapi dan cenderung tidak suka, namun kebiasaan itu bisa berdampak besar bagi kehidupan kita di Masa depan.
Mungkin kita kalau dengar politik itu rasanya malas menanggapi dan cenderung tidak suka, namun kebiasaan itu bisa berdampak besar bagi kehidupan kita di Masa depan.

RADAR KUDUS - Di tengah derasnya informasi saat ini, masih banyak orang yang berkata, "Saya tidak suka politik" atau "Politik itu urusan pejabat."

Padahal, sikap tidak peduli terhadap politik bisa berdampak besar. Saat masyarakat memilih diam, keputusan penting justru akan ditentukan oleh sedikit orang tanpa pengawasan dari publik.

Politik bukan hanya soal pemilu atau perebutan jabatan. Politik adalah proses yang menentukan berbagai kebijakan yang memengaruhi kehidupan kita, seperti harga BBM, biaya sekolah, layanan kesehatan, pajak, upah minimum, hingga kesempatan kerja. Jadi, meskipun merasa tidak peduli, kita tetap akan merasakan dampaknya setiap hari.

Dalam negara demokrasi, masyarakat juga berperan mengawasi jalannya pemerintahan. Jika rakyat tidak peduli, peluang terjadinya korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, atau kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat akan semakin besar.

Di era media sosial, literasi politik juga menjadi penting karena informasi menyebar sangat cepat.

Sayangnya, tidak semua informasi benar. Hoaks, propaganda, dan berita yang menyesatkan sering beredar.

Dengan memahami politik, kita bisa lebih kritis dalam memilah informasi dan tidak mudah terpengaruh.

Pemahaman politik juga membantu masyarakat memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak, integritas, dan program kerja, bukan hanya karena popularitas atau janji-janji yang menarik.

Perlu diingat, politik bukan hanya milik pejabat atau partai.

Dalam demokrasi, setiap warga negara memiliki hak untuk memilih, menyampaikan pendapat, dan mengawasi jalannya pemerintahan.

Memahami politik bukan berarti harus fanatik kepada tokoh atau partai tertentu.

Justru masyarakat yang melek politik mampu mendukung kebijakan yang baik sekaligus mengkritik kebijakan yang merugikan berdasarkan fakta.

Pada akhirnya, bersikap apatis bukan membuat hidup lebih tenang.

Ketidaktahuan justru membuat seseorang lebih mudah dipengaruhi dan menjadi korban dari kebijakan yang tidak dipahaminya. 

Karena itu, memahami politik adalah bekal penting agar kita bisa ikut menjaga demokrasi dan masa depan bangsa. (bay)

Editor : Ali Mustofa
#Buta Politik #Negara Demokrasi #politik indonesia #indonesia #politik