RADAR KUDUS - Yayasan Sultan Fattah Jepara memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-40 dengan menggelar rangkaian kegiatan pada 20–27 Juni 2026. Mengusung tema "Bertumbuh Bersama Masyarakat", peringatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen yayasan dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pengabdian sosial di Kabupaten Jepara.
Empat Dekade Mengabdi Lewat Pendidikan dan Dakwah
Ketua Yayasan Sultan Fattah Jepara, Mashudi, mengatakan usia 40 tahun menjadi tonggak penting perjalanan yayasan dalam mendampingi masyarakat melalui pendidikan dan pembinaan keagamaan.
Selama empat dekade, Yayasan Sultan Fattah telah melahirkan lulusan dari berbagai generasi. Menurutnya, perjuangan para kiai dan tokoh pendiri harus terus dilanjutkan oleh generasi penerus.
"Yayasan Sultan Fattah Jepara sudah 40 tahun atau empat dekade membersamai masyarakat. Kini menjadi tugas para penerus untuk memperjuangkan cita-cita para kiai dan tokoh pendiri agar semangat pengabdian ini terus berlanjut," ujarnya.
Mashudi menegaskan tema "Bertumbuh Bersama Masyarakat" mencerminkan komitmen yayasan untuk terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat, tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan peduli terhadap lingkungan sosial.
Tingkatkan Mutu Pendidikan di Semua Jenjang
Yayasan Sultan Fattah terus memperkuat kualitas pendidikan pada seluruh lembaga di bawah naungannya. Mulai dari Madrasah Diniyyah Hidayatul Muntadiin, RA Al Mashitoh, MI Sultan Fattah, MTs Sultan Fattah, hingga MA Sultan Fattah Sukosono.
Seluruh satuan pendidikan beralamat di Sukosono RT 10 RW 03 Kedung Jepara tersebut mengembangkan pembelajaran yang memadukan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, dan kompetensi yang dibutuhkan masyarakat di Sukosono serta wilayah sekitarnya.
Festival Literasi hingga Pengajian Warnai Harlah Ke-40
Ketua Panitia Harlah ke-40 Yayasan Sultan Fattah, Abdul Hamid, menjelaskan peringatan tahun ini dikemas dalam berbagai kegiatan yang melibatkan alumni, peserta didik, keluarga besar yayasan, dan masyarakat.
Rangkaian acara dimulai dengan pentas musik klasik Tilek Bangku, dilanjutkan donasi dan tahlil massal alumni, tasyakuran, ziarah umum, serta napak tilas sesepuh yayasan.
Puncak kegiatan diisi dengan Gelar Karya dan Bazar, Festival Literasi Sultan Fattah, lomba mewarnai tingkat PAUD, TK, dan RA se-Kabupaten Jepara, santunan anak yatim, Opera Sulfa, pentas seni budaya, Tahtimul Qur'an, Sulfa Carnival 2026, hingga pengajian umum bersama Ustaz M. Wahyudi (AKSI Indosiar).
"Melalui Harlah ke-40 ini, kami berharap semangat kebersamaan yang telah dibangun selama empat dekade terus terjaga. Yayasan Sultan Fattah akan terus bertumbuh bersama masyarakat dan memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara," kata Abdul Hamid.
Peringatan Harlah ke-40 menjadi penanda komitmen Yayasan Sultan Fattah Jepara untuk terus memperkuat pendidikan, dakwah, dan pelayanan sosial. Semangat "Bertumbuh Bersama Masyarakat" diharapkan menjadi pijakan dalam melanjutkan pengabdian bagi generasi mendatang.