Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dapur MBG Tetap Beroperasi, SPPG Winong Pati Bagikan Soto dan Jajanan Gratis di Pasar Desa Saat Libur Sekolah

Ali Mustofa • Senin, 29 Desember 2025 | 22:13 WIB

 

DIBAGI: Dapur MBG di Winong membagikan makan gratis kepada warga di pasar desa setempat akhir pekan lalu.
DIBAGI: Dapur MBG di Winong membagikan makan gratis kepada warga di pasar desa setempat akhir pekan lalu.

PATI – Deretan mangkuk berisi soto tersusun rapi di atas meja panjang. Uap panas dari kuahnya masih terlihat, sementara aroma rempah khas Pati menyebar di tengah hiruk pikuk Pasar Desa Winong.

Warga berdatangan silih berganti. Ada yang membawa mangkuk sendiri dari rumah, ada pula yang rela mengantre sambil berbincang santai.

Pemandangan itu tampak pada akhir pekan lalu di Pasar Desa Winong, Kecamatan Winong.

Baca Juga: Perkuat Sinergi Komunikasi Publik, Prokompim Setda Pati Kunjungi Kantor Jawa Pos Radar Kudus

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Winong 1 turun langsung ke tengah masyarakat untuk membagikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di masa libur sekolah.

Di balik meja pembagian, para petugas terlihat sigap. Ada yang menuangkan kuah soto, menata lauk, hingga membagikan aneka jajanan.

Antrean warga mengular cukup panjang, namun tetap tertib. Masyarakat dari berbagai usia tampak antusias, mulai dari anak-anak, ibu rumah tangga, hingga para bapak.

SPPG Winong 1 yang berada di bawah naungan Yayasan Berkah Lancar Indonesia memang sengaja menyasar masyarakat umum selama sekolah libur.

Ketua Yayasan Berkah Lancar Indonesia, Donny Eko, menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan agar dapur MBG tetap memberikan manfaat meski kegiatan belajar mengajar sedang berhenti sementara.

“Kami ingin masa libur tetap terisi dengan kegiatan yang bermanfaat sekaligus membantu warga sekitar,” tuturnya.

Baca Juga: Eksepsi Ditolak, Sidang Dugaan Penipuan Utomo Masuk Pemeriksaan Pokok di PN Pati

Selain membagikan makanan utama, pihak yayasan juga menggandeng pelaku UMKM dan pedagang kaki lima setempat.

Berbagai jajanan tradisional disiapkan dan dibagikan secara cuma-cuma, seperti cilor, batagor, hingga es potong.

Donny menuturkan, keterlibatan UMKM menjadi perhatian khusus.

Ia menyadari bahwa di beberapa daerah, program MBG sempat dikhawatirkan berdampak pada penurunan pendapatan pedagang kecil.

“Kami justru ingin UMKM ikut merasakan manfaatnya. Jangan sampai kehadiran SPPG malah mematikan pedagang, tetapi justru membantu mereka,” jelasnya.

Baca Juga: Hujan Deras Sebabkan Banjir Mendadak di Kayen Pati Puluhan Rumah Tergenang

Respons warga pun sangat positif. Banyak yang sengaja datang untuk mencicipi soto khas Pati yang jarang disajikan gratis dalam jumlah besar.

Kegiatan ini, lanjut Donny, juga menjadi bentuk rasa syukur atas program Presiden Prabowo Subianto yang dinilai membawa manfaat besar bagi masyarakat.

Ia menegaskan, kegiatan berbagi di pasar tersebut tidak menggunakan anggaran dapur MBG maupun dana APBN. Seluruh pembiayaan berasal dari dana internal yayasan.

“Untuk soto kemiri kami siapkan sekitar 300 porsi. Jajanan antara 100 hingga 300 porsi. Semua murni dari dana yayasan,” paparnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Winong 1, Yuliana Pramudya Ningsih, menambahkan bahwa selama libur sekolah, aktivitas dapur MBG tetap berjalan normal.

Penyaluran makanan bagi penerima manfaat tetap dilakukan secara rutin meski kegiatan sekolah sedang jeda. (adr)

Editor : Ali Mustofa
#SPPG #Libur sekolah #jajanan #dapur MBG