Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Mulai Berangkat, Ratusan Orang Jenguk Botok dan Teguh di Polda Jateng

Andre Faidhil Falah • Selasa, 4 November 2025 | 21:09 WIB
BERKUMPUL: Aliansi masyarakat Pati bersatu (AMPB) berada di titik kumpul Simpang Lima Pati sebelum berangkat ke Polda Jateng tadi pagi.
BERKUMPUL: Aliansi masyarakat Pati bersatu (AMPB) berada di titik kumpul Simpang Lima Pati sebelum berangkat ke Polda Jateng tadi pagi.

PATI - Sebagai bentuk solidaritas, sekitar 100 anggota Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) bertolak ke Semarang untuk menjenguk dua rekan mereka, Supriyono dan Teguh Istiyanto, yang ditahan terkait aksi protes di Jalan Pati–Juwana pada 31 Oktober lalu.

Lebih dari 100 orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) berangkat ke Semarang pada Selasa (4/11/2025).

Mereka bertolak untuk menjenguk Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto, yang saat ini masih ditahan di Polda Jawa Tengah setelah terlibat dalam aksi pemblokiran Jalan Pati–Juwana pada Jumat (31/10/2025) lalu.

Rombongan berangkat sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan satu unit bus, satu unit ambulans, serta beberapa mobil pribadi.

Mereka juga membawa perbekalan makanan untuk perjalanan tersebut.

Anik Sriningsih, istri Supriyono, turut serta dalam rombongan bersama istri Teguh. Ia menyebut keberangkatan ini sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan moral.

"Berapa orang yang berangkat menjenguk Mas Botok, saya tidak tahu. Semuanya berangkat atas kemauan dan rasa solidaritas sendiri," ujarnya.

Anik berharap suaminya dan Teguh segera dibebaskan dan dapat kembali ke Pati.

"Saya mohon doa dan dukungannya dari masyarakat Pati. Semoga Mas Botok dan Mas Teguh segera bebas," ungkapnya.

Sementara itu, tim hukum AMPB, Kristoni Duha, menjelaskan bahwa keberangkatan tersebut merupakan bentuk solidaritas masyarakat terhadap dua orang yang sedang menghadapi proses hukum tersebut.

"AMPB bersama keluarga Mas Botok dan Mas Teguh berangkat ke Polda Jateng untuk menjenguk. Hari ini memang jadwal besuk," jelasnya.

Kristoni menyebutkan, berdasarkan data yang ada, jumlah rombongan mencapai sekitar 100 orang.

"Rombongan menggunakan satu bus dan sejumlah mobil pribadi," katanya.

Ia menambahkan, apabila memungkinkan, pihaknya juga berencana meminta audiensi dengan Kapolda Jawa Tengah.

"Pak Botok dan Pak Teguh sudah mengirim surat permohonan audiensi kepada Kapolda dan Ditreskrimum Polda Jateng," ujarnya. (adr)

Editor : Ali Mustofa
#semarang #masyarakat #AMPB #polda jawa tengah #solidaritas