PATI - Berikut ini informasi tentang identitas mayat laki-laki yang tergeletak di Pasar Puri Pati yang mengegerkan warga Sabtu (06/01) pagi.
Kejadian itu terjadi pada Sabtu (06/01) di pasar Puri turut desa Puri Rt 01 Rw 08 Kecamatan Pati Kabupaten Pati.
Hal itu dibenarkan Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama melalui Kapolsek Pati Kota Iptu Heru Purnomo.
Ia mengungkapkan korban merupakan warga Lasem, Kabupaten Rembang.
Adapun identitas korban diketahui bernama Anang Sudaha (55) warga Desa Sendangcoyo Rt 01 Rw 05, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang.
Kombes Pol Andhika juga menjelaskan kronologi kejadian.
Ia menyebut saat itu korban yang sedang berbelanja di lapak jualan mengeluh merasakan sakit pada dadanya.
“Kronologisnya Pukul 04.00 Wib, korban yang sedang berbelanja di lapak jualan mengeluh merasakan sakit pada dadanya, kemudian tidak berselang lama korban jatuh Selanjutnya saksi/penjual yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pati.,” kata Kapolsek.
Daru hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Pati 1, sambung Iptu Heru, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau kriminalitas pada jenazah korban.
"Kesimpulan dari hasil pemeriksaan tim medis bahwa korban diperkirakan meninggal karena penyakit kronis yang tidak diketahui dan tidak ditemukam adanya tanda-tanda penganiayaan." ungkapnya.
Jenazah korban diantar ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulance oleh pihak Pemerintah desa Puri Pati, untuk di makamkan.
Atas peristiwa tersebut pihak keluarga korban menerimakan.
Sebelumnya, pemilik angkringan Bopak di Pasar Puri Baru dikejutkan dengan penemuan mayat tersebut.
Pihak kepolisian memasang police line mengelilingi tempat perkara kejadian (TKP).
Berdasarkan keterangan masyarakat pada pukul 07.00, pihak kepolisian sudah mengevakuasi korban.
"Pukul 07.00 tadi sudah tidak ada apa-apa (tak ada ramai-ramai, Red)," jelas Kuswanto, warga setempat.
"Itu angkringan bopak. Tak tahu bagaimana kronologinya. Tadi pagi tergeletak di dekat warungnya," papar warga setempat Setiawan.
Diketahui, masyarakat menduga bahwa orang tersebut meninggal karena sakit jantung.
"Iya. Informasinya kena serangan jantung," paparnya.
Masyarakat tak menahu nama dari pemilik angkringan tersebut.
Setahunya hanya Bopak Angringan Sampahan.
"Terkenalnya Bopak sampahan. Dia orang Lasem, Rembang. Pernah cerita ke saya. Saya sering ke sana. Bahkan teman-teman mau mengajak takziyah," imbuhnya.
Masyarakat mengenal orang tersebut dengan baik. Dia juga terkenal ramah.
"Sedih. Kasihan, Mas. Dia orangnya baik dan ramah," imbuhnya.
Editor : Dzikrina Abdillah