Baca Juga : Ribuan Nelayan Juwana Kembali Geruduk Kantor Bupati Pati, Ini Tuntutannya
Konvoi lulusan SMA yang meresahkan menyasar ke SMA PGRI Pati pada Selasa (9/5) lalu. Sekelompok siswa berseragam putih abu-abu diduga melakukan provokasi di depan gerbang sekolah itu. Mereka bahkan melakukan pelemparan batu ke gedung sekolah. Mengakibatkan kaca ruang laboratorium komputer pecah. Bahkan, aksi provokasi itu dilakukan selama dua hari berturut-turut.
”Kejadiannya pertama Senin (8/5) sekitar pukul 14.00. Ada segerombolan anak-anak berseragam putih abu-abu sekitar 10 orang. Melintas kemudian melakukan provokasi dan melempar batu. Kaca di ruang laboratorium komputer pecah. Komputernya juga kena," jelas Waka Kesiswaan SMA PGRI 1 Pati, Suwadi.
Sehari berikutnya, melintas lagi gerombolan anak-anak berseragam putih abu-abu dengan coretan cat semprot. Sekitar 30 anak. Mereka melempar batu kena sepeda motor.
”Ada empat anak yang berhasil diamankan satpam sekolah. Kami kemudian serahkan ke Polsek Pati. Peristiwa ini sudah ditangani pihak Polsek Pati," imbuhnya.
Baca Juga : Viral! Video Pengeroyokan Pelajar saat Konvoi Kelulusan Sekolah di Rembang, Ini Penyebabnya
Pihaknya berharap, pada momen kelulusan ini hendaknya anak-anak tidak berbuat onar. Apalagi masa depan mereka masih panjang. Pihaknya prihatin dengan fenomena konvoi kelulusan yang meresahkan itu.
”Untuk anak-anak didik saya momen kelulusan jangan konvoi dan corat-coret. Bersikaplah bijak," pungkasnya.
Sebelumnya, aksi meresahkan anak-anak lulusan SMA juga terjadi di depan SPBU Sarirejo atau sebelah timur ADA Swalayan pada Senin (8/5) lalu.
Beredar video yang memperlihatkan adanya segerombolan anak muda dengan seragam putih abu-abu yang penuh coretan cat semprot tengah mengeroyok pengendara sepeda motor.
Dalam video yang direkam oleh warga dari dalam mobil itu, tampak sejumlah remaja itu beberapa kali memukuli seorang pria yang memakai jaket hitam. Pria itu tampak berupaya membalas. Kemudian terlihat dalam video ada petugas SPBU dan warga melerai.
Korban pengeroyokan itu diketahui bernama Nafaisa Dhahab Aqrom Untoro, 22, warga Dukuh Lebak Wetan, RT 3/RW 6, Desa/Kecamatan Sukolilo, Pati.
Baca Juga : Edan! Bangunan untuk Pameran UMKM di Grobogan Ini malah Dibuat Kafe-Karaoke
”Saat itu sekitar pukul 16.00 saya sedang mengisi nitrogen di SPBU Sarirejo. Tiba-tiba datang segerombolan siswa konvoi lulusan. Setelah itu ada rombongan-rombongan lagi dan salah satu dari mereka melakukan catcalling (berkata tidak senonoh) kepada teman wanita saya," jelasnya.
Ia menjelaskan, rombongan siswa yang konvoi itu dari arah Pati Kota menuju ke timur atau menuju arah Juwana.
”Tiba-tiba salah satu dari mereka balik arah dan menghadang saya yang saat itu sudah selesai mengisi nitrogen. Dia melotot ke arah saya. Teman-teman dia yang lain kemudian mendatangi saya. Salah satu di antaranya menyekap saya dari belakang. Saya sempat menghindar, tapi mereka tiba-tiba memukul kepala saya bagian kanan," ungkap Nafa.
Setelah kejadian itu, Nafa kemudian pergi ke RSUD Soewondo Pati untuk visum. Kemudian melaporkan kejadian itu ke Polresta Pati.
Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini, pihaknya telah memproses dan mendalami laporan dari korban atas kasus tersebut. (aua/lin) Editor : Abdul Rokhim