Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Viral di Medsos Pekerja Migran Asal Pati Jadi Korban Pembunuhan di Jepang, Begini Tanggapan Disnaker

Ali Mustofa • Kamis, 20 April 2023 | 22:07 WIB
MAHENDRA ADITYA/RADAR KUDUS
MAHENDRA ADITYA/RADAR KUDUS
PATI – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Pati masih menunggu keterangan resmi dari dari kementerian maupun Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), terkait adanya informasi yang viral di sosial media tentang seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Pati yang tewas dibunuh di Jepang.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Penempatan dan Pengembangan Tenaga Kerja (PPTK) pada Disnaker Kabupaten Pati, Sri Mulyanto. “Pada tanggal 2 April kemarin memang ada keluarga yang melapor orang hilang di Disnaker. Katanya sudah lost kontak sejak 25 Desember 2021. Orang tersebut awalnya berangkat sebagai tenaga magang di Jepang,” jelas Sri Mulyanto.

“Saya sudah konfirmasi ke pihak LPK yang mengirimkan orang tersebut, juga sudah meneruskan ke pihak Kementerian Ketenagakerjaan tentang laporan orang hilang itu. kami masih menunggu kabar resmi tentang kebenaran berita tersebut,” lanjut Sri Mulyanto.

Untuk diketahui korban hilang itu bernama Aris Setya Irawan, warga Desa Triguno Kecamatan Pucakwangi. Berdasarkan kabar yang beredar di sosial media dan pemberitaan media di Jepang, seorang warga Kabupaten Pati menjadi korban pembunuhan pada tahun 2021 lalu.

Jenazah korban ditemukan di pegunungan di Kota Ono, Fukushima, Jepang. Jenazah korban ditemukan berada di dalam koper. Akibat kejadian ini, tiga warga negara Indonesia (WNI) ditetapkan menjadi tersangka. Ketiga WNI itu satu di antaranya seorang wanita dan dua lainnya merupakan pria. (aua) Editor : Ali Mustofa
#disnaker pati #korban pembunuhan #pati #meninggal dunia #jepang #pekerja migran