Lebar bendera tiga meter dan panjangnya 1.770 meter.
Karena ukuran besar itu, dalam pengibaran melibatkan 120 personel Polres Pati, TNI AL, Syahbandar Juwana, dan nelayan.
Tak sebagaimana mengibarkan bendera pada umumnya, karena ukuran sangat besar da nada di atas laut, mereka mengibarkan harus naik perahu dan kapal. Total armada yang digunakan 40 perahu dan kapal.
Bendera merah putih raksasa tersebut hasil karya warga Desa Mojomulyo, Tambakromo, Pati. Kemudian diserahkan kepada Polres Pati untuk dibentangkan. Pembuatan bendera itu sebagai wujud rasa cinta masyarakat Pati kepada tanah air.
Pengibaran bendera raksasa tersebut dipimpin langsung Kapolres Pati AKBP Christian Tobing.
”Sudah sepantasnya kami sebagai bangsa yang besar menghargai jasa para pahlawan yang berjuang mati-matian meraih kemerdekaan,” tegas Kapolres Pati AKBP Christian Tobing usai acara.
Pengibaran itu wujud sinergitas polisi, TNI, dengan masyarakat dalam menanamkan jiwa patriotik dan cinta tanah air.
”Kegiatan ini diprakarsai masyarakat Pati. Kemudian dikibarkan oleh nelayan Juwana bersama Polres Pati, TNI AL dan Syahbandar Juwana. Dalam rangka memperkokoh rasa nasionalisme dan cinta tanah air,” tambahnya.
Karena kegiatan luar biasa itu, Polres Pati meraih penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID). Penghargaan tersebut diraih pihaknya lantaran telah mengibarkan bendera merah putih raksasa sepanjang 1.770 meter di Perairan Laut Jawa.
Atas prestasi tersebut, Polres Pati meraih penghargaan dari LEPRID. Predikat penghargaan itu yaitu “Pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa Sepanjang 1.770 M”.
Ketua Umum dan Pendirinya Paulus Pangka memberikan penghargaan tersebut secara langsung di Pelabuhan Juwana Selasa (16/8).
Kapolres Pati AKBP Christian Tobing mengatakan kegiatan pembentangan bendera merah putih di laut Jawa ini dalam rangka memperingati HUT ke-77 Republik Indonesia. Itu untuk mengenang perjuangan darah dan air mata pahlawan yang luar biasa.
”Kegiatan tersebut sebagai wujud menghargai jasa pahlawan dengan kegiatan positif. Kami memaknai kemerdekaan dengan semangat cinta tanah air, keragaman, dan kebinekaan bersama dengan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, pembentangan bendera ini agar membentuk rasa gotong royong antar unsur masyarakat. Tujuanya tercipta rasa aman dan nyaman. Serta terbentuknya jiwa nasionalisme.
”Tentunya kami tak bisa membentangkan bendera sepanjang itu kalau tidak bersama masyarakat. Inilah bentuk kebinekaan dan kebersamaan,” tambahnya.
Dengan terbentangnya bendera ini, Ketua Umum LEPRID Paulus Pangka memberikan penghargaan kepada Polres Pati. Karena pihaknya sudah memprakarsai pembentangan bendera terpanjang yang dikibarkan di laut. ”Ini kami berikan penghargaan kepada Polres Pati. Pihaknya memecahkan rekor pembentangan bendera sepanjang 1.770 m di laut Jawa dengan menggunakan kapal nelayan,” ujar Paulus.
Selain mengibarkan bendera merah putih, Polres Pati dalam perayaan itu juga membagi sembako sebanyak 250 Kg kepada nelayan tradisional setempat. (adr/zen) Editor : Ali Mustofa