Jakarta — Timnas Futsal Jepang melangkah meyakinkan ke babak semifinal AFC Futsal Asian Cup 2026 setelah menang telak 6-0 atas Afghanistan pada laga perempat final di Jakarta International Velodrome, Selasa (3/2/2026).
Kemenangan besar ini menegaskan status Jepang sebagai salah satu kandidat kuat juara. Samurai Biru kini tinggal menunggu pemenang laga Indonesia vs Vietnam untuk menentukan lawan di semifinal.
Baca Juga: Link Live Streaming Indonesia vs Vietnam di Perempat Final AFC Futsal Asian Cup 2026
Dominasi Sejak Babak Pertama
Jepang langsung mengambil inisiatif permainan sejak menit awal. Sirkulasi bola cepat dan tekanan tinggi membuat Afghanistan kesulitan mengembangkan permainan.
Gol pembuka Jepang lahir pada babak pertama melalui Shimizu, pemain bernomor punggung 11. Ia memanfaatkan celah di pertahanan Afghanistan untuk melepaskan tembakan akurat yang tak mampu diantisipasi kiper lawan.
Gol tersebut membuat tempo permainan sepenuhnya berada dalam kendali Jepang. Afghanistan mencoba merespons dengan permainan lebih agresif, namun rapatnya lini belakang Jepang membuat setiap upaya mereka kandas sebelum masuk area berbahaya.
Hingga turun minum, Jepang unggul satu gol dengan kontrol permainan yang nyaris sempurna.
Baca Juga: Live Skor Jepang vs Afghanistan AFC Futsal Asian Cup 2026, Samurai Biru Unggul 6-0
Babak Kedua: Jepang Menggila
Memasuki babak kedua, Jepang tidak menurunkan intensitas. Tekanan berkelanjutan akhirnya kembali membuahkan hasil pada menit ke-14.
Shimizu kembali mencatatkan namanya di papan skor. Pemain bernomor 11 itu mencetak gol keduanya sekaligus menggandakan keunggulan Jepang setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Afghanistan.
Tak berselang lama, Jepang menambah keunggulan menjadi 3-0. Uchida, pemain nomor 10, sukses menyambut umpan matang dan membelokkan bola ke dalam gawang dengan sentuhan cepat yang mengecoh penjaga gawang Afghanistan.
Gol ketiga tersebut membuat mental Afghanistan semakin tertekan. Upaya mereka untuk keluar dari tekanan justru membuka celah di lini pertahanan.
Power Play Afghanistan Berujung Petaka
Dalam kondisi tertinggal, Afghanistan mencoba strategi power play untuk mengejar ketertinggalan. Namun langkah tersebut justru menjadi bumerang.
Kesalahan koordinasi saat membangun serangan dimanfaatkan dengan sempurna oleh Yoshikawa, pemain nomor 6 Jepang. Ia mencuri bola dan dengan tenang menceploskan gol keempat Jepang ke gawang yang sudah ditinggalkan kiper lawan.
Alih-alih memperkecil skor, Afghanistan justru semakin terpuruk. Jepang tetap tampil disiplin, rapat dalam bertahan, dan tajam saat menyerang.
Kesalahan Beruntun, Jepang Tak Ampuni
Tekanan Jepang terus memaksa Afghanistan melakukan kesalahan demi kesalahan. Salah satu kesalahan passing di area sendiri kembali berujung fatal.
Izu memanfaatkan blunder tersebut untuk mencetak gol kelima Jepang. Gol ini semakin menegaskan betapa sulitnya Afghanistan menembus pertahanan terorganisir Samurai Biru.
Penderitaan Afghanistan ditutup oleh Shimizu, yang melengkapi penampilan gemilangnya dengan gol ketiga alias hattrick. Gol keenam Jepang itu memastikan kemenangan mutlak 6-0 dan menjadi penutup dominasi penuh sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Susunan Pemain Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam di AFC Futsal Asian Cup 2026
Jepang Siap Hadapi Tantangan Berikutnya
Sepanjang laga, Afghanistan tampak kesulitan membongkar pertahanan rapat Jepang. Setiap percobaan serangan selalu mentok sebelum menciptakan peluang berbahaya.
Kemenangan ini membawa Jepang ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi. Performa solid di semua lini—mulai dari pertahanan, transisi, hingga efektivitas penyelesaian akhir—menjadi modal besar menghadapi laga berikutnya.
Di semifinal, Jepang akan berhadapan dengan pemenang duel Indonesia vs Vietnam, yang digelar pada hari yang sama. Laga tersebut dipastikan akan menjadi ujian berbeda, mengingat dukungan publik tuan rumah dan intensitas permainan yang lebih tinggi.
Dengan kemenangan telak ini, Jepang mengirim pesan tegas: mereka datang ke AFC Futsal Asian Cup 2026 bukan sekadar untuk bersaing, melainkan untuk merebut kembali supremasi futsal Asia.
Editor : Mahendra Aditya