Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persijap Tancap Gas di Putaran Kedua, Kiper Timnas U-23 Muhammad Ardiansyah Jadi Rekrutan Baru Laskar Kalinyamat

Fikri Thoharudin • Jumat, 30 Januari 2026 | 20:16 WIB
Muhammad Ardiansyah
Muhammad Ardiansyah

JEPARA — Persijap Jepara terus mematangkan komposisi skuadnya, dalam putaran kedua BRI Super League 2025/2026. 

Kali ini, Laskar Kalinyamat memperkuat sektor krusial di lini pertahanan dengan mendatangkan penjaga gawang Timnas Indonesia U-23, Muhammad Ardiansyah. Sebagai bagian dari formulasi terakhir membangun keseimbangan tim.

Bagi Persijap, kehadiran di kasta tertinggi sepak bola nasional bukan sekadar euforia sesaat. 

Liga 1 dimaknai sebagai arena pembuktian eksistensi dan mental juara. 

Namun, perjalanan putaran pertama meninggalkan beban psikologis yang tidak ringan. Setelah hasil minor: 11 kali kalah dan satu kali imbang, yang secara langsung memengaruhi kepercayaan diri pemain.

Evaluasi pun tidak hanya difokuskan pada lini depan sebagai pemecah kebuntuan dan pencipta gol kemenangan. 

Lini belakang, khususnya sektor bek dan penjaga gawang, menjadi perhatian serius manajemen dan tim pelatih. 

Soliditas pertahanan dinilai sama vitalnya, dengan produktivitas serangan dalam membangun stabilitas tim.

Sebelumnya, Persijap telah mengandalkan Rodrigo maupun Sendri di bawah mistar. 

Keduanya tampil dengan dedikasi tinggi, berulang kali mematahkan sepakan lawan dan menjaga gawang dari kebobolan. 

Namun, hasil pertandingan belum sepenuhnya berpihak, membuat sektor ini tetap masuk dalam agenda evaluasi menyeluruh.

Kini, Muhammad Ardiansyah dipasrahi tanggung jawab besar untuk mengawal gawang Persijap dalam putaran kedua. 

Penjaga gawang muda berlabel Timnas U-23 ini diharapkan mampu menjadi tembok terakhir yang lebih kokoh. Sekaligus menghadirkan ketenangan dan kepemimpinan di lini pertahanan.

Perekrutan Ardiansyah sebagai bagian dari penguatan sektor defensif untuk mengarungi putaran kedua BRI Super League 2025/2026. 

Menandai dimulainya fase baru perombakan skuad Laskar Kalinyamat.

Kehadiran Ardiansyah tidak berdiri sendiri. Ia menjadi bagian dari perombakan total skuad yang dilakukan Persijap. 

Deretan pemain anyar turut mempertegas keseriusan klub, mulai dari Iker Guarrotxena sebagai penyerang tengah, Borja Herrera di sektor gelandang serang, Jose Luis Espinoaa Arroyo sebagai bek tengah, hingga Buyung Ismu dan Aly Ndom di posisi bek kiri.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Persijap tidak setengah-setengah dalam mengarungi Liga 1. 

Target utama jelas, membangun tim yang kompetitif, stabil, dan tidak terdegradasi, sekaligus menghapus stigma tim promosi yang hanya menjadi pelengkap kompetisi.

Head Coach Persijap Jepara, Divaldo da Silva Teixeira Alves, menanamkan filosofi kebersamaan kepada seluruh pemain. 

Ia menekankan pentingnya bermain sebagai keluarga, saling mengorbankan diri untuk tim, menjaga kekompakan, dan tetap memiliki semangat juang tinggi di setiap laga.

Menurut Divaldo, kemenangan di awal putaran kedua bukanlah titik akhir perjuangan. 

Dengan kehadiran Muhammad Ardiansyah sebagai penjaga gawang baru, Persijap berharap bisa menata ulang fondasi pertahanan dan menatap sisa musim dengan optimisme baru.

“(Kemenangan pekan sebelumnya, red) bukan waktu untuk berpuas diri. Ini baru laga pertama di putaran kedua, bukan yang terakhir. Jadi kami harus terus berjuang,” siratnya.(fik)

 

 

Editor : Mahendra Aditya
#persijap #timnas #BRI Super League