Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Padel, Olahraga Favorit Gen Z: Gaya Hidup, Kesehatan, atau Sekadar FOMO

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 30 September 2025 | 21:22 WIB
ILUSTRASI PADEL
ILUSTRASI PADEL

RADAR KUDUS - Olahraga padel tengah jadi primadona baru di berbagai kota besar di Indonesia.

Tak hanya kalangan artis atau selebgram, kini masyarakat umum pun ramai-ramai menjajal olahraga yang berasal dari Meksiko ini.

Daya tarik utama padel terletak pada permainannya yang menyenangkan serta aspek sosial yang kuat.

Sehingga banyak orang tergoda ikut bermain agar tidak merasa tertinggal atau FOMO (fear of missing out).

Padel sendiri merupakan olahraga raket yang menggabungkan unsur tenis dan squash, dimainkan di lapangan kecil yang dikelilingi dinding kaca atau jaring.

Namun, di balik popularitasnya, ada hal yang perlu diwaspadai: risiko cedera akibat kurang persiapan.

Cedera Mengintai Jika Tidak Siap

Menurut Indriati, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Depok, padel sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan, terutama oleh pemula.

Pemanasan sebelum bermain sangat penting untuk meminimalkan risiko cedera, idealnya selama 10–15 menit.

Dengan fokus pada bagian tubuh yang aktif saat bermain: pergelangan kaki, lutut, bahu, punggung, dan siku.

Selain itu, belajar teknik dasar dari pelatih profesional seperti footwork, posisi tubuh, dan cara memukul bola sangat disarankan agar tidak salah gerak.

Pemilihan sepatu dan raket yang tepat juga berpengaruh besar dalam mencegah cedera.

Latihan fisik tambahan seperti penguatan otot, lari ringan, atau olahraga kalistenik juga bisa menunjang performa dan mencegah kelelahan otot.

Jenis Cedera yang Sering Terjadi

Jika dipaksakan tanpa kesiapan fisik, padel bisa menyebabkan berbagai cedera, di antaranya:

Apabila cedera terjadi, langkah pertolongan awal yang disarankan adalah metode PRICE (Protection, Rest, Ice, Compression, Elevation).

Namun, tetap penting untuk segera konsultasi ke dokter ortopedi jika nyeri tidak membaik.

Manfaat Padel: Tak Hanya Fisik, Tapi Juga Mental

Meski punya risiko cedera, padel juga menyimpan banyak manfaat. Secara fisik, padel membantu:

Dari sisi mental dan sosial, karena padel dimainkan secara berpasangan atau tim, olahraga ini bisa:

Dengan kata lain, padel bisa menjadi aktivitas menyenangkan sekaligus menyehatkan.

Asal dilakukan dengan perencanaan dan kewaspadaan, bukan hanya karena ikut-ikutan tren.

Editor : Ali Mustofa
#fomo #padel #Gen Z #tren #olahraga