Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dihajar Bali United di Laga Terakhir, Persebaya Gagal Tembus 3 Besar Liga 1 tapi Tetap Lolos ASEAN Cup!

Mahendra Aditya Restiawan • Minggu, 25 Mei 2025 | 03:37 WIB
Andre Oktaviansyah pemain muda potensial Persebaya Surabaya. (FOTO JAWA POS)
Andre Oktaviansyah pemain muda potensial Persebaya Surabaya. (FOTO JAWA POS)

RADAR KUDUS - Persebaya Surabaya harus menelan pil pahit di laga pamungkas BRI Liga 1 musim 2024/2025.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Bajul Ijo harus mengakui keunggulan tamunya, Bali United, dengan skor 1-3, Jumat (23/5) malam.

Kekalahan ini mengubur harapan Persebaya finis di posisi tiga besar, namun cukup untuk mengamankan satu tiket ke ajang ASEAN Cup musim depan.

Petaka di Laga Penutup

Pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo itu sejatinya penuh harapan. Namun, harapan tersebut sirna ketika Bali United tampil lebih agresif sejak menit awal.

Persebaya justru terlihat tertekan dan kehilangan ritme permainan. Dalam tempo 45 menit pertama, Bali United sudah unggul dua gol.

Francisco Rivera sempat membangkitkan asa tuan rumah lewat golnya di menit ke-67. Berawal dari umpan ciamik Catur Pamungkas, Rivera mencetak gol yang memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Sayangnya, momentum itu tak bertahan lama.

Saat Persebaya mulai bermain lebih terbuka, justru Bali United yang kembali menghukum pertahanan tuan rumah. Boris Kopitovic sukses mencetak gol ketiga bagi tim tamu pada menit ke-83, sekaligus mematikan peluang Persebaya untuk bangkit.

Peluit panjang dibunyikan, dan skor 1-3 tak berubah. Persebaya pun harus puas menutup musim di peringkat keempat.

Tiket ASEAN Cup: Hadiah di Tengah Kepahitan

Meski menutup musim dengan kekalahan menyakitkan, Persebaya tak pulang dengan tangan hampa. Finis di posisi empat klasemen akhir sudah cukup untuk mengantar mereka berlaga di kancah regional, yakni ASEAN Cup.

Francisco Rivera, yang menjadi satu-satunya pencetak gol Persebaya dalam laga itu, mengaku kecewa namun tetap bersyukur atas pencapaian timnya.

“Musim ini sangat menantang bagi kami. Banyak naik turun, tapi saya bangga dengan semangat dan kerja keras semua pemain dan tim pelatih,” ujar Rivera seusai laga.

Pelatih Uston Nawawi juga menyampaikan hal serupa. Ia menilai musim ini sebagai masa transisi yang cukup berat, namun tetap mengapresiasi seluruh elemen tim atas pencapaian tersebut.

Dewa United Melesat ke Runner-up

Di sisi lain, persaingan di papan atas klasemen juga tak kalah panas. Dewa United secara mengejutkan menutup musim sebagai runner-up usai melibas PSBS Biak dengan skor telak 4-0.

Hasil itu mengantarkan mereka finis di posisi kedua, melewati ekspektasi banyak pengamat.

Adapun Bali United yang berhasil menumbangkan Persebaya, berada di posisi tiga klasemen. Tiga tim teratas akan mewakili Indonesia di AFC Champions League dan AFC Cup, sementara Persebaya mendapat jatah ASEAN Cup.

Sorotan: Flare & Denda Menanti

Tak hanya diwarnai drama di lapangan, pekan terakhir Liga 1 juga disorot karena insiden flare dari suporter.

Dalam laga Persija vs Malut United serta Persebaya vs Bali United, flare menyala di tribune dan berpotensi membuat klub-klub tersebut kembali harus merogoh kocek untuk membayar denda ke PSSI. Seperti halnya yang sebelumnya dialami PSS Sleman.

PSSI diprediksi akan menjatuhkan sanksi keras demi menjaga ketertiban di stadion, khususnya menjelang kompetisi internasional.

Akhir Musim: Evaluasi dan Harapan Baru

Bagi Persebaya, musim ini jelas menjadi cerminan banyak hal. Dari performa yang inkonsisten, masalah cedera, hingga transisi taktik di bawah pelatih baru.

Finis di posisi empat memang belum sesuai target, namun cukup sebagai pijakan menuju musim depan yang lebih solid.

Dengan tiket ASEAN Cup di tangan, Persebaya kini memiliki peluang untuk menunjukkan taringnya di pentas Asia Tenggara.

Tantangan baru menanti, dan Bajul Ijo diharapkan bisa membawa semangat baru serta memperbaiki lini-lini yang masih lemah.

Editor : Mahendra Aditya
#Klasemen Liga 1 2025 #Francisco Rivera #link live streaming Persebaya vs Bali United #prediksi pemain Persebaya vs Bali United #persebaya vs bali united #bali united menang #jadwal Persebaya vs Bali United #link Persebaya vs Bali United #Prediksi skor Persebaya vs Bali United #Hasil BRI Liga 1 Sore Ini #persebaya kalah #hasil BRI Liga 1 #tiket ASEAN Cup #Dewa United runner up