KUDUS – Persiku Kudus tengah berburu stiker baru di putaran kedua dan menghadapi play off degradasi Liga 2.
Rumor yang beredar striker ini adalah pemain asing. Dari mana asal negara pemain itu, hingga kini masih dirahasiakan.
Kebutuhan pemain ujung tombak Persiku sangat dibutuhkan saat ini.
Hal ini dikarenakan minimnya dan tumpulnya penyerang Laskar Macan Muria, julukan Persiku dalam produktivitas mencetak gol.
Sebanyak 14 kali pertandingan Persiku hanya mampu menorehkan enam gol dan 13 kali kebobolan.
Striker asing mereka, Ronny Maza tampil kurang ganas. Striker asal Venezuela tersebut hanya mampu mencetak satu gol.
Begitu juga diikuti oleh striker pelapis, Chandra Waskito.
Pelatih Persiku Kudus, Bonggo Pribadi menjelaskan, memang kebutuhan saat ini ada di lini serang.
Produktivitas untuk mencetak gol dibutuhkan di sisa dua laga grup. Gacornya lini depan ini akan dibutuhkan untuk menghadapi babak play off degradasi.
Bonggo mengaku, telah mengantongi pemain baru yang akan bergabung untuk mempertajam lini depan.
”Kami tinggal menunggu satu pemain asing untuk mengisi posisi striker,” katanya.
Rekrutan pemain asing baru ini akan merombak tatanan tim Persiku. Striker asing Persiku dimungkinkan secara besar akan didepak dari tim.
Hal ini mengingat regulasi pemain asing di Liga 2 kuotanya tiga orang.
Persiku telah memiliki tiga pemain asing yang didaftarkan. Mulai dari Renshi Yamaguchi, Murod Tuychibaev, dan Ronny Maza.
Selain menambah pemain asing, striker lokal yang sarat pengalaman juga dihadirkan untuk menambah ketajaman lini serang. Muhammad Rafli jebolan pemain Timnas Indonesia U-19.
Diketahui, hasil buruk dirasakan beruntun oleh Persiku. Selama diasuh Bonggo Pribadi, Persiku menelan kekalahan sebanyak tiga kali.
Persiku tumbang melawan Persipa Pati dengan skor 0-1. Persiku juga dikalahkan oleh Persekat Tegal dengan skor akhir 1-2.
Taring Macan Muria kian tak bertaring saat berjumpa Adhyaksa FC dan takluk 1-2. (gal)
Editor : Ali Mustofa