KUDUS - Sebelum laga Derbi Muria antara Persiku Kudus melawan Persipa Pati, Dewan Penasehat Persiku Mawahib Afkar mengecek kondisi mess tim berjuluk Macan Muria itu.
Untuk meningkatkan kekompakan tim, pemain bintang digabungkan dengan pemain lainnya dalam satu mess.
Sebelumnya, informasi yang beredar pemain bintang Persiku hingga asing dengan pemain pelapis tempat bermukimnya berbeda.
Pemain yang notabenen bintang bermukim di luar lingkungan mess Persiku di Akbid Kudus.
Sementara pemain supersab, mereka bermukim di Akbid Kudus. Hal ini menjadi bahan evaluasi manajemen.
Lantaran komunikasi yang terbangun tidak sampai di atas lapangan. Hal ini disebabkan adanya keterbatasan interaksi antar pemain dan terjadi sekat.
Atas masukan dari beberapa pihak tersebut, pihak manajemen menindaklanjuti dengan menyatukan seluruh pemain menjadi satu mess.
”Sebelumnya sempat terpisah-pisah, ini kami satukan agar permainan lebih menyatu ketika di dalam lapangan,” katanya.
Selain menggabungkan seluruh pemain, pihaknya juga melengkapi fasilitas pemain yang berada di mess.
Baca Juga: Derby Muria Persipa Pati vs Persiku Kudus di Stadion Joyokusumo Sore Ini, Siapa yang Membara?
Kelengkapan fasilitas ini ditunjukkan dengan pemasangan AC di ruang tidur pemain.
Mawahib juga menambahkan, kecukupan gizi pemain juga diperhatikan dengan matang.
Manajemen mendatangakan tim gizi untuk kebutuhan asupan makanan pemain.
Saat bertandang ke kandang lawan, pihaknya juga telah menyiapkan kesiapan akomodasi.
Baik berupa hotel agar pemain beristirahata dengan cukup dan mampu memetik poin penuh di kandang lawan.
”Sebagai bentuk kualitas pemain, kami menjadwalkan tertiban dan disiplin,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Suporter Macan Muria (SMM) Andi Mustofa mengajukan masukan kepada manajemen Persiku.
Agar mengkarantina tim di satu lokasi dan tidak terpisah-pisah.
”Saya pinginnya ya seperti Liga 3 lalu pemain tidurnya bisa jadi satu. Maka komunikasi mereka akan terbentuk,” ungkapnya.
Andi berharap dengan pembenahan tersebut, komunikasi pemain di lapangan akan semakin terbentuk.
Para pemain bisa berlaga ngotot dan meraih kemenangan. (gal/him)
Editor : Ali Mustofa