PERSIJAP Jepara dalam kompetisi Liga 2 musim 2023/2024 tergabung dalam Grup 3. Di dalamnya, ada Persipa Pati, Persekat Tegal, Persela Lamongan, Deltras FC, Gresik United, dan PSCS Cilacap. Tim-tim yang ada itu akan berebut dua tiket untuk bisa lolos ke babak delapan besar.
Dalam kompetisi ini, Head Coach Persijap Salahudin optimistis, ia dan anak asuhnya bisa meraih hasil terbaiknya. ”Kami sudah siap. Tak ada masalah di tim ini,” ungkapnya.
Ia pun yakin dengan komposisi pemain yang ada saat ini. Menurutnya, yang dibutuhkan anak asuhnya saat ini adalah motivasi. Sehingga mental bertanding, dan hasil latihan selama ini bisa diterapkan di lapangan secara sempurna.
Salahudin menegaskan dalam menghadapi lawan, ia tak mau membeda-bedakan tim baik atau buruk. Menurutnya, seluruhnya tim bagus. Sehingga, ia perlu mewaspadai semua kekuatan tim yang ada.
Untuk diketahui tim pelatih terus bersiap menyongsong kompetisi Liga 2. Mulai dari pembenahan fisik hingga pematangan taktikal. Sejauh ini latihan terus dilakukan untuk mengasah kemampuan membangun serangan yang rapi dan juga mencetak gol dari luar kotak penalti.
Sementara itu, head coach Persipa Pati Nazal Mustofa menilai semua lawan di grup 3 Liga 2 tahun 2023/2024 sama-sama berat. Karena itu pihaknya meminta agar setiap pemain memiliki spirit wani ngeyel yang telah menjadi jargon resmi tim berjuluk Laskar Saridin tersebut.
"Lawan berat semua. Pemainnya bagus-bagus, tapi kami punya semangat wani ngeyel. Nah wani ngeyel itulah yang harus diperlihatkan pemain saat di lapangan. Wani ngeyel saat bertanding untuk menang," kata Nazal.
Di kompetisi Liga 2 nanti, Persipa Pati akan menghadapi lawan-lawan tangguh. Bahkan ada tim yang bertabur pemain bintang, seperti Persela Lamongan. Namun Nazal mengaku tidak silau dengan pemain-pemain bintang.
"Kami tidak silau, ya kita hadapi dengan semangat wani ngeyel itu. Karena semua tim kontestan bagi saya sama beratnya," lanjut Nazal.
Skuad Laskar Saridin musim ini diperkuat mayoritas pemain-pemain baru dan ditambah dua pemain asing asal Iran dan Kamerun. Komposisi pemain saat sudah lengkap.
Semua pemain sudah lengkah. Semuanya dinilai kompetitif untuk bersaing menjadi pemain inti. Hal ini sangat baik untuk kebutuhan rotasi pemain dan juga saat ada yang cidera atau terkena akumulasi kartu.
"Semua pemain di semua lini kompetitif. Ini baik untuk persaingan agar semua pemain bisa tampil yang terbaik," imbuh pelatih yang sudah menukangi Persipa Pati sejak Liga 3 tahun 2021 yang lalu.
Diketahui, Kompetisi Liga 2 musim ini sistemnya dibagi dalam empat grup. Masing-masing grup diisi tujuh tim. Format pertandingannya digelar home dan away. Tiga tim teratas pada klasemen akhir tiap grup akan melaju ke babak 12 besar.
Sementara empat tim terbawah di klasemen akhir tiap grup akan tampil dalam play off degradasi.
Dalam babak play off degradasi ini tim-tim tersebut dibagi jadi empat grup yang diisi empat tim. Formatnya home dan away. Dua tim terbawah klasemen akhir masing-masing grup akan terdegradasi ke Liga 3. Sehingga ada delapan tim yang terdegradasi.
Sementara dalam babak 12 besar tim-tim yang lolos akan dibagi jadi tiga grup. Masing-masing diisi empat tim. Formatnya masih menggunakan sistem home dan away.
Tiga tim teratas klasemen akhir setiap grup akan ke babak semi final diikuti satu runner up terbaik dari tiga grup yang ada.
Empat tim tersebut akan bertanding di semifinal untuk melaju ke final dan mendapatkan dua tiket promosi ke Liga 1. Sementara tim yang kalah dalam semifinal akan bertanding di play off promosi untuk menentukan pemegang 1 tiket lagi promosi ke Liga 1. (rom/aua)
Editor : Ali Mustofa