Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jepara Syamsul Anwar menerangkan, semua cabor sudah memiliki venue. Hanya satu cabor yang belum. ”Untuk cabor yang lainnya Alhamdulillah sudah siap (venue-nya, Red),” terang
Meski begitu, dirinya menegaskan venue untuk cabor squash bakal segera tersedia. Pasalnya, Bupati Jepara menganggarkan pembentukan venue tersebut tahun ini sebesar Rp 200 juta. Rencananya, venue tersebut lokasinya di kompleks Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Jepara. ”Rencananya menggunakan gedung olahraga (GOR) bela diri di GBK. Insyaallah Januari dimulai proses pengadaannya. Targetnya Maret jadi,” papar Syamsul.
Sementara untuk sebelas cabor lainnya meliputi sepak bola, futsal, sepeda BMX, dansa, sepak takraw, renang, pentaque, wood ball, kick boxing, voli pantai, dan triathlon. Lokasi venue untuk cabor tersebut sebagian besar ada di kompleks SGBK. Namun ada juga yang di Welahan, yakni untuk cabor sepak takraw.
Selain mempersiapkan venue, KONI Jepara juga telah menyiapkan atlet yang bakal bertanding dalam Porprov Jateng 2023 dalam program pemusatan latihan kabupaten (Puslatkab) Jepara Emas. Ada 15 cabor yang menggelar Puslatkab.
Rencananya Puslatkab tersebut digelar hingga Porprov Jateng terselenggara. Namun, sejauh ini belum ada kepastian waktu pelaksanaan Porprov tersebut. ”Kami selaku calon tuan rumah penyelenggara Porprov Jateng se-Pati Raya juga menunggu SK selaku tuan rumah penyelenggara Porprov Jateng 2023. Dan kepastian teknis penyelenggaraan kegiatannya,” tandas Syamsul Anwar. (war) Editor : Ali Mustofa