RADAR KUDUS – Unggahan yang berisi ucapan apresiasi kepada tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) mendadak menghilang dari akun Instagram resmi BGN, @badangizinasional.
Postingan tersebut sebelumnya menjadi sorotan publik setelah ketiga nama yang disebut di dalamnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan pemantauan pada Kamis (4/6) sekitar pukul 11.37 WIB, unggahan tersebut sudah tidak lagi ditemukan di laman Instagram resmi BGN.
Padahal, pada malam sebelumnya sekitar pukul 21.45 WIB, postingan itu masih terlihat di deretan feed akun tersebut.
Sebelum dihapus, unggahan tersebut sempat ramai diperbincangkan warganet.
Banyak pengguna media sosial yang membagikan ulang isi postingan itu dan memberikan beragam tanggapan di kolom komentar.
Perhatian publik semakin besar setelah kasus dugaan korupsi MBG menyeret sejumlah petinggi BGN ke ranah hukum.
Tiga mantan pejabat yang mendapat ucapan terima kasih dalam unggahan tersebut adalah Dadan Hindayana yang menjabat sebagai Kepala BGN, serta Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung yang sebelumnya menduduki posisi Wakil Kepala BGN.
Dalam keterangan yang sempat dipublikasikan, keluarga besar Badan Gizi Nasional menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih atas kontribusi ketiga tokoh tersebut selama memimpin lembaga tersebut.
BGN menilai kepemimpinan, dedikasi, serta kerja keras yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam membangun fondasi program pemenuhan gizi nasional.
Selain itu, berbagai kebijakan dan arah pembangunan yang telah dirintis disebut menjadi motivasi bagi jajaran BGN untuk terus melanjutkan program yang telah berjalan.
Melalui unggahan tersebut, BGN juga menyampaikan harapan agar ketiga mantan pimpinan tersebut senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, dan keberkahan dalam perjalanan pengabdian mereka di masa mendatang.
Namun, seiring berkembangnya proses hukum yang menjerat ketiganya dalam kasus dugaan korupsi MBG, unggahan apresiasi tersebut akhirnya tidak lagi dapat diakses publik melalui akun resmi Instagram Badan Gizi Nasional.
Editor : Ali Mustofa