RADAR KUDUS - Hingga Rabu pagi (9/7), genangan banjir di sejumlah titik Jakarta belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, sebanyak sembilan rukun tetangga (RT) dan tiga ruas jalan masih terendam air.
Bencana banjir ini sudah melanda sejak Minggu (6/7), dan sebagian besar wilayah terdampak berada di Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
Penyebab utama banjir berasal dari meluapnya kali serta rob yang diperparah dengan curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga: Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan Kini Berstatus Tersangka, Apa Sih Kasus yang Menjeratnya?
Wilayah Terdampak di Jakarta Barat
Sebanyak tujuh RT di wilayah Jakarta Barat dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 100 sentimeter. Rinciannya sebagai berikut:
-
Kelurahan Duri Kosambi: 2 RT terdampak, dengan ketinggian air antara 30 hingga 40 cm. Banjir disebabkan luapan Kali Angke.
-
Kelurahan Rawa Buaya: 2 RT terendam dengan ketinggian mencapai 60 cm. Faktor penyebabnya adalah curah hujan lebat dan luapan Kali Angke.
-
Kelurahan Kembangan Selatan: 2 RT terdampak, ketinggian air antara 35 hingga 40 cm, akibat luapan Kali Angke.
-
Kelurahan Kembangan Utara: 1 RT terdampak dengan ketinggian banjir mencapai 100 cm. Penyebabnya kombinasi antara hujan deras dan luapan Kali Angke.
Kondisi di Jakarta Utara
Sementara itu, di wilayah Jakarta Utara, genangan terjadi di dua RT yang berada di Kelurahan Kapuk Muara.
Ketinggian air berkisar antara 25 hingga 30 cm. Banjir di kawasan ini dipicu oleh tingginya curah hujan yang bersamaan dengan naiknya air laut (rob).
BPBD juga melaporkan adanya genangan di dua ruas jalan utama di Jakarta Barat yang mengganggu mobilitas warga, yakni:
-
Jalan Bojong Indah Raya, Kelurahan Rawa Buaya – ketinggian air sekitar 15 cm.
-
Jalan Pulo Indah Raya, tepatnya di depan Alfamidi, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng – ketinggian air mencapai 10 cm
Baca Juga: Deretan Aplikasi Favorit di Indonesia Diduga Dibuat oleh Badan Intelijen Israel, Simak Rinciannya
Akibat banjir ini, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Tercatat 40 jiwa mengungsi di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Kembangan Selatan, dan 20 jiwa lainnya berlindung di Masjid Jami Al-Khaer, Kelurahan Kedaung Kali Angke.
BPBD DKI Jakarta terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi terdampak.
Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan yang masih tinggi. (Nilna Hibran)
Editor : Ali Mustofa