Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Suharyo Hardjoatmodjo, Satu-satunya Kardinal Asal Indonesia yang Memenuhi Syarat ikut Konklaf di Vatikan

Zakarias Fariury • Selasa, 22 April 2025 | 17:04 WIB
Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

RADAR KUDUS - Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo menyatakan bahwa dirinya belum mengambil keputusan terkait keikutsertaannya dalam konklaf di Vatikan menyusul wafatnya Paus Fransiskus.

Suharyo menyebut akan terlebih dahulu mencermati situasi sebelum menentukan langkah lebih lanjut.

“Saya belum pernah ikut konklaf, jadi nanti saya akan melihat apa yang harus saya lakukan,” ujar Kardinal Suharyo saat ditemui di Gereja Katedral Jakarta, Senin (21/4/2025), merujuk pada prosesi pemilihan Paus pengganti yang akan digelar di Kapel Sistina, Vatikan.

Baca Juga: Sosok Kardinal Luis Antonio Tagle, Calon Kuat dari Asia Penerus Paus Fransiskus

Satu-satunya Kardinal Indonesia yang Memenuhi Syarat

Suharyo, yang diangkat sebagai kardinal pada 2019, menjadi satu-satunya kardinal asal Indonesia yang memiliki hak mengikuti konklaf.

Berdasarkan aturan Gereja Katolik, hanya kardinal berusia di bawah 80 tahun yang diizinkan ikut serta dalam pemilihan Paus. Saat ini, Suharyo berusia 74 tahun dan secara hukum kanonik berhak memilih serta dipilih sebagai Paus.

“Semua yang ada di dalam konklaf itu mempunyai hak memilih dan dipilih,” tambahnya.

Pada konklaf sebelumnya tahun 2013, Suharyo belum termasuk dalam Dewan Kardinal sehingga tidak ikut serta dalam pemilihan Paus Fransiskus yang menggantikan Paus Benediktus XVI. Paus Benediktus kala itu mengundurkan diri karena alasan kesehatan dan usia lanjut.

Jadwal Konklaf Menunggu Persiapan

Konklaf sendiri dijadwalkan berlangsung antara 15 hingga 20 hari setelah wafatnya Paus. Hingga saat ini, menurut data dari situs resmi Vatikan, terdapat 135 kardinal dari total 252 kardinal di seluruh dunia yang memenuhi syarat usia untuk berpartisipasi dalam konklaf.

Pemilihan Sri Paus merupakan proses tertutup dan sakral yang digelar di Kapel Sistina. Para kardinal akan menjalani masa isolasi dari dunia luar selama proses pemilihan berlangsung untuk menjaga kerahasiaan dan kekhusyukan pengambilan keputusan.

Wafatnya Paus Fransiskus dan Riwayat Kesehatan

Paus Fransiskus wafat pada Senin, 21 April 2025, hanya satu hari setelah perayaan Paskah. Dalam kesempatan tersebut, ia tidak memimpin langsung Misa Paskah di Vatikan, namun sempat muncul dari balkon Basilika Santo Petrus dan menyampaikan pesan melalui ajudannya, termasuk doa perdamaian serta pemberkatan Urbi et Orbi.

Baca Juga: Mengenal Kardinal Pietro Parolin, Salah Satu Kandidat Penerus Paus Fransiskus

Sebelumnya, Paus Fransiskus sempat menjalani perawatan di rumah sakit pada Februari 2025 karena bronkitis yang berkembang menjadi pneumonia ganda.

Riwayat kesehatannya mencatat bahwa di usia muda ia pernah mengalami pleuritis, dan sebagian paru-parunya harus diangkat.

Kondisi ini membuatnya harus menjalani pemulihan dan pembatasan aktivitas selama beberapa bulan terakhir di Vatikan.

Dokter pribadi Vatikan sempat meminta agar Paus beristirahat penuh, namun dalam semangat pengabdian, ia tetap berusaha hadir dalam perayaan besar Gereja meski dalam kondisi yang sangat terbatas.

Baca Juga: Mengenal 4 Kandidat Kuat Penerus Paus Fransiskus, Ada Yang Dari Asia. Siapa Saja?

Dengan kepergian Paus Fransiskus, Gereja Katolik kini bersiap menjalani transisi penting.

Seluruh mata tertuju pada Vatikan, termasuk pada potensi partisipasi Kardinal Ignatius Suharyo dalam konklaf—yang akan menentukan arah baru kepemimpinan spiritual umat Katolik sedunia. (*)

Editor : Ali Mustofa
#Paus Fransiskus #konklaf Paus baru #pengganti paus fransiskus #Konklaf pemilihan Paus #Profil Paus Fransiskus #Lionel Messi dan Paus Fransiskus #asal Indonesia #Apakah Paus Fransiskus Masuk Surga #Joe Biden Paus Fransiskus #Paus Fransiskus wafat #Kematian Paus Fransiskus #nama nama kardinal pengganti paus fransiskus #Paus Fransiskus meninggal #kardinal #nama istri Paus Fransiskus #Hukum mendoakan Paus Fransiskus #penyakit Paus Fransiskus #wafatnya paus fransiskus #Pemakaman Paus Fransiskus #profil