SAMPANG - Seorang relawan Prabowo-Gibran di Sampang Madura ditembak orang tak dikenal (OTK). Minggu (24/12).
Diketahui lokasi penembakan terjadi di Dusun Mandeman, Desa Banyuates, Kecamatan Banyuates, Sampang sekitar pukul 09.30 WIB.
Hal itu juga dikonfirmasi Kapolsek Banyuates AKP Rochim Soenyoto.
Sayangnya ia tidak menyebutkan identitas relawan Prabowo-Gibran yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat itu.
"Iya, betul (telah terjadi aksi penembakan oleh OTK)," kata Rochim, Jumat (22/12).
Meski demikian, Rochim belum bisa membeberkan lebih lanjut terkait kronologi dan motifnya.Sebab, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian.
"Saat ini masih didalami," tandasnya.
Menanggapi hal itu, Ketua TKN Prabowo-Gibran, Rosan mengutuk keras hal itu.
"Kami sangat sedih dan mengutuk penembakan atas salah satu relawan Paslon Prabowo-Gibran di Sampang, Madura," kata Rosan, Minggu (24/12).
Rosan menyebut pihaknya terus melakukan pemantauan kondisi terakhir penembakan oleh orang tak dikenal tersebut.
"Yang bersangkutan belum sadar sampai saat ini, dan masih ditangani intensif dengan penanganan medis terbaik. Mohon doanya agar korban bisa segera melalui masa kritis dan pulih kembali," ungkapnya.
Rosan terus berkoordinasi dengan Polri dan TNI juga pemerintah daerah untuk mengusut penembakan tersebut.
"Kami terus berkoordinasi dengan Kapolri, Panglima TNI dan Aparat Pemda untuk memastikan pelakunya ditindak dan kejadian yang sama tidak terulang lagi dimanapun di seluruh Indonesia," katanya.
"Apapun motifnya, ini adalah bentuk kejahatan yang harus dikutuk dan tidak boleh ditoleransi oleh semua Paslon dan oleh seluruh anggota masyarakat.
Ia juga mengatakan pihaknya akan melawan tindakan menimbulkan kebencian, perpecahan, dan kerugian menjelang pemilu.
"Kita harus sama-sama melawan tindakan-tindakan yang menimbulkan kebencian, perpecahan, dan kerugian masyarakat. Kita harus menjaga Pemilu yang mencerahkan, menghibur, dan bermanfaat untuk masyarakat," pungkasnya.
Editor : Dzikrina Abdillah