BALI - Berikut ini sederet kejanggalan Mahasiswa Elizabeth International Bali, Aldi Sahilatua Nababan ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamar kosnya Kab Badung Bali dengan kondisi mengenaskan.
Melihat kondisi mengenaskan korban, pihak keluarga meyakini Aldi merupakan korban pembunuhan secara sadis.
Berikut sederet kejanggalannya
1. Ditemukan tewas di kamar kos
Aldi ditemukan tewas di kamar kostnya pada Sabtu (18/11) sekitar pukul 08.30 Wita.
Kematian Aldi pun viral setelah kakaknya, Monalisa Nababan memposting permintaan keadilan dari Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Instagram.
Monalisa Nababan mengatakan informasi adiknya tewas ditemukan di kamar kost Jalan Bypass Ngurah Rai, Gang Kunci Nomor 10, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
2. Kondisi korban mengenaskan
Dari penjelasan Monalisa, kondisi mayat sang adik ditemukan dalam kondisi luka-luka dan terdapat banyak lebam di tubuh.
Tak hanya itu, engsel siku korban juga terluka dan bergeser.
"Alat kelamin pecah dan mengeluarkan darah, sekujur tubuh lebam, mulut dan hidung mengeluarkan darah, engsel siku tangan bergeser Kasus ditangani POLSEK KUTA SELATAN dan POLRESTABES DENPASAR" ujar Monalisa.
3. Keluarga korban tak diizinkan kawal proses autopsi
Masih dalam keterangan Monalisa, ia juga mengungkapkan pihak keluarga tidak diperkenankan untuk melihat proses autopsi.
Bahkan dalam beberapa video yang beredar ibu korban tampak histeris lantaran tak diizinkan melihat jasad sang putra yang tengah diautopsi.
"Tapi dari PIHAK KELUARGA TIDAK DIPERBOLEHKAN IKUT MENYAKSIKAN PROSES AUTOPSI," tulisnya.
Pihak keluarga telah menyerahkan kasus ini Polsek Kuta Selatan dan Polrestabes Denpasar.
"Sementara kami pihak keluarga sudah memberi opsi untuk diwakilkan dokter yang ditunjuk keluarga tapi tidak diterima oleh DOKTER FORENSIK DESI dah bahkan ruangan bedah dikunci rapat dan dikawal penjaga Kami tidak diperbolehkan mendokumentasikan jenazah dari mulai pembukaan peti sampai di autopsi." lanjut Monalisa
Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Losa Lusiano Araujo mengatakan jenazah Aldi telah diautopsi oleh tim dokter Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
Jenazah juga dilakukan pemeriksaan tambahan yaitu toksikologi dan patologi.
"Saat ini kami masih berkoordinasi dengan tim dokter Forensik RS Bhayangkara Medan menunggu hasil pemeriksaan autopsi," kata Losa dalam siaran pers, Rabu, (22/11).
Editor : Dzikrina Abdillah