
EVAKUASI: Sejumlah warga mengevakuasi korban tenggelam di pesisir Pantai Pandangan Kulon kemarin.
REMBANG - Hantaman ombak tinggi musim timuran yang melanda pesisir Kabupaten Rembang memakan korban jiwa. Seorang nelayan asal Desa Pandangan Wetan, Kecamatan Kragan, bernama Sokirin (45) atau yang akrab disapa Mbah So, ditemukan meninggal dunia setelah terlempar dari perahunya dan tenggelam pada Sabtu (6/6).
Peristiwa tragis ini bermula sekira pukul 09.30 WIB. Korban bersama seorang rekannya berada di atas perahu sampan di Dermaga Pandangan Wetan. Setelah mesin perahu berhasil dihidupkan, Mbah So meminta rekannya tersebut untuk pulang dan tidak usah ikut menggeser perahu. Korban berniat memindahkan perahunya ke aliran sungai di sebelah barat SMAN 1 Kragan guna mengamankannya dari amukan ombak tinggi musim timuran.
Nahas, sekira pukul 10.00 WIB, gelombang tinggi menghantam perahu korban sebelum berhasil mencapai area berlindung di dalam sungai. Kades Pandangan Wetan, M. Salam, membeberkan kronologi di lokasi kejadian berdasarkan kesaksian warga sekitar.
”Selanjutnya pukul 10.00 WIB warga Desa Pandangan Kulon melihat ada Perahu Sampan dihantam ombak dan korban terlempar ke laut sebelum memasuki sungai. Kemudian melaporkan ke nelayan di dermaga bersama warga Desa Pandangan Kulon mendatangi perahu yang telah terdampar di Desa Pandangan Kulon dan telah dilakukan upaya pencarian namun korban belum ditemukan,” terang Salam kepada Jawa Pos Radar Kudus.



