Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan, GSP 335 Bantu Peserta Prolanis Tetap Sehat dan Produktif

Ali Mustofa • Senin, 13 Juli 2026 | 11:42 WIB
BPJS Kesehatan Cabang Kudus
BPJS Kesehatan Cabang Kudus

KUDUS – Semangat menjaga kesehatan tampak di halaman Klinik Pratama Muhammadiyah Pasuruhan, Minggu (12/07).

Sejak pagi, puluhan peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan, edukasi, senam Prolanis, hingga Gerak Sehat Peserta Prolanis (GSP) 335. 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 BPJS Kesehatan yang dilaksanakan serentak pada 1–15 Juli 2026 di seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) penyelenggara Prolanis.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus, Fahrurozi, mengatakan peringatan HUT BPJS Kesehatan kali ini menjadi momentum untuk mengajak peserta JKN, khususnya penyandang penyakit kronis, agar semakin aktif menjaga kesehatannya melalui upaya promotif dan preventif.

"Program JKN tidak hanya hadir ketika peserta sakit, tetapi juga mendorong masyarakat tetap sehat. Karena itu kami mengajak peserta Prolanis membiasakan aktivitas fisik melalui GSP 335 agar kondisi kesehatannya tetap terjaga," ujar Fahrurozi.

Menurutnya, GSP 335 merupakan aktivitas fisik sederhana yang dapat dilakukan siapa saja sehingga mudah diterapkan sebagai kebiasaan sehari-hari.

"Gerakan ini diadopsi dari Jepang dan manfaatnya sudah terbukti. Selain membantu mengendalikan tekanan darah dan gula darah, aktivitas ini juga meningkatkan kebugaran, kualitas tidur, sekaligus mengurangi risiko komplikasi penyakit kronis. Harapan kami, kebiasaan ini terus dilakukan meskipun kegiatan hari ini sudah selesai," jelasnya.

Ia menambahkan, GSP 335 dilaksanakan serentak di seluruh FKTP penyelenggara Prolanis di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Kudus.

Klinik Pratama Muhammadiyah Pasuruhan menjadi salah satu lokasi karena secara konsisten menyelenggarakan kegiatan Prolanis setiap bulan.

"Prolanis merupakan pendampingan rutin bagi peserta hipertensi dan diabetes melitus. Ada pemeriksaan kesehatan, edukasi, pengelolaan obat, dan aktivitas fisik supaya kondisi peserta tetap stabil sehingga mereka bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih produktif," katanya.

Sebelum mengikuti senam dan GSP 335, peserta menjalani registrasi, pemeriksaan tekanan darah, tinggi badan, lingkar perut, pemeriksaan laboratorium, konsultasi kesehatan, hingga pengambilan obat sesuai kebutuhan.

Pimpinan Klinik Pratama Muhammadiyah Pasuruhan, dr. Widhi Astuti, mengatakan kegiatan tersebut diikuti sekitar 65 peserta Prolanis yang terdiri dari penyandang diabetes melitus dan hipertensi.

Menurutnya, sebagian besar peserta rutin mengikuti kegiatan setiap bulan sehingga perkembangan kesehatannya dapat terus dipantau.

"Sekitar delapan puluh persen peserta hadir secara rutin setiap bulan. Mereka datang untuk kontrol, mengambil obat, mengikuti edukasi, dan berolahraga bersama sehingga kondisi kesehatannya tetap terpantau," ujarnya.

Ia menuturkan konsistensi peserta mengikuti Prolanis memberikan hasil yang nyata terhadap pengendalian penyakit kronis.

"Kami pernah mendampingi peserta dengan gula darah di atas 400 mg/dL. Setelah rutin mengikuti Prolanis, menjaga pola hidup, dan minum obat secara teratur, kadar gula darahnya menjadi jauh lebih stabil. Bahkan nilai HbA1c yang sebelumnya sekitar 12 dapat turun menjadi sekitar 7," ungkap dr. Widhi.

Manfaat tersebut turut dirasakan Sri Maryati (48) peserta penderita diabetes melitus dan hipertensi, warga Pasuruhan Lor yang telah dua tahun mengikuti Prolanis.

Ia mengaku awalnya datang berobat karena sering mengalami kesemutan, kemudian diketahui kadar gula darahnya mencapai 450 mg/dL.

"Setelah diperiksa ternyata gula darah saya sampai 450. Kemudian saya diajak ikut Prolanis. Alhamdulillah sekarang sudah stabil di kisaran 100 sampai 110. Saya rutin minum obat dan mengikuti semua anjuran dokter," tutur Sri.

Menurutnya, Prolanis bukan hanya membantu mengendalikan penyakit, tetapi juga menambah pengetahuan mengenai cara menjaga kesehatan.

"Saya jadi tahu bagaimana mengatur pola makan, pentingnya olahraga, dan cara mengendalikan hipertensi maupun diabetes. Badan saya sekarang jauh lebih enak karena rutin kontrol setiap bulan," katanya.

Sri juga mengaku senang kegiatan Prolanis kali ini dikemas lebih semarak dalam rangka menyambut HUT ke-58 BPJS Kesehatan.

"Acaranya lebih meriah, jadi kami semakin semangat ikut senam bersama. Semoga ke depan pesertanya semakin banyak supaya semakin banyak juga yang bisa hidup sehat," tutupnya. (*)

Editor : Ali Mustofa
#kegiatan prolanis #jaga kesehatan #masyarakat #bpjs kesehatan #Kudus