Acara tersebut digelar oleh Bank Jateng Syariah dalam rangka merayakan milad ke-18.
Sebanyak 18 balon udara mulai diterbangkan sejak pukul 06.00 WIB dengan mempertimbangkan faktor cuaca agar proses penerbangan tetap aman.
Sejak pukul 05.00 WIB, masyarakat sudah berdatangan ke lokasi.
Saat balon mulai mengudara hingga pukul 07.30 WIB, kawasan alun-alun dipadati pengunjung.
Bahkan kendaraan roda dua dari arah Jalan Sunan Kudus terparkir hingga area barat Rutan Kelas IIB Kudus.
Kepala Divisi Syariah Kantor Pusat Bank Jateng, Slamet Sulistiyono, menyebut festival ini menjadi persembahan khusus bagi masyarakat Kudus sekaligus bagian dari rangkaian perayaan milad.
Ia menjelaskan, rangkaian festival balon udara digelar di tiga kota, yakni Semarang, Kudus, dan berikutnya di Solo.
Menurutnya, Kudus dipilih karena dinilai memiliki keistimewaan dan belum pernah mengadakan festival balon udara sebelumnya.
Sehingga diharapkan menjadi momen bersejarah sebagai penyelenggaraan pertama di daerah tersebut.
Ia juga menambahkan, balon hanya diterbangkan dalam waktu terbatas karena suhu panas berisiko merusak material.
Bahkan beberapa balon sempat mengalami sobekan saat proses pengembangan.
Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyambut positif kegiatan tersebut.
Ia menilai festival bukan hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui meningkatnya transaksi pedagang kaki lima dan UMKM di sekitar alun-alun. (dik)