Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kecamatan Kaliwungu Kudus Lakukan Monev APBDes, Begini Tujuannya!

Andika Trisna Saputra • Kamis, 27 November 2025 | 03:16 WIB

MONITORING: Tim monitoring melakukan pengecekan lapangan di Desa Banget, Rabu (26/11). (KEC KALIWUNGU UNTUK RADAR KUDUS)
MONITORING: Tim monitoring melakukan pengecekan lapangan di Desa Banget, Rabu (26/11). (KEC KALIWUNGU UNTUK RADAR KUDUS)
 

KUDUS — Pemerintah Kecamatan Kaliwungu terus memperkuat pengawasan penggunaan anggaran desa melalui kegiatan monitoring, evaluasi, visitasi, dan pembinaan APBDes 2025.

Camat Kaliwungu, Satria Agus Himawan, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak November hingga Desember ini difokuskan untuk memastikan seluruh program yang didanai APBDes berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat signifikan bagi warga.

“Langkah ini penting agar setiap kegiatan benar-benar tepat sasaran, transparan, dan bermanfaat nyata untuk masyarakat,” ujarnya saat kegiatan monev di Desa Banget, Rabu (26/11).

Baca Juga: Lestari Moerdijat Dorong Ruang Aman untuk Mahasiswa Kudus, Begini Tujuannya!

Kegiatan monev dimulai dari Desa Mijen Senin (24/11).

Kemudian Sidorekso pada Selasa (25/11) pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Tim melakukan pemeriksaan administratif serta pengecekan lapangan terhadap proyek pembangunan yang dibiayai Dana Desa dan Bantuan Provinsi.

Di Sidorekso, terdapat 11 titik kegiatan bersumber Dana Desa, meliputi betonisasi jalan, pengerasan dan pengurugan JUT, pembangunan drainase, talud, hingga normalisasi sungai.

Selain itu, terdapat satu kegiatan bersumber Bangub Jateng 2025 berupa betonisasi JUT di sisi barat SMP Negeri 2 Kaliwungu. 

Monitoring kemudian berlanjut di Desa Banget pada Rabu (26/11), mencakup pemeriksaan administrasi serta pengecekan fisik sejumlah kegiatan.

Desa Banget tercatat memiliki enam kegiatan utama Dana Desa, termasuk pembangunan gorong-gorong RT 01 RW 04 sepanjang 10,5 meter yang volumenya telah terpenuhi.

Baca Juga: Bahasa Indonesia Menjadi Senjata Diplomasi Global, Lestari Moerdijat Ungkap Strategi Besar dari Kudus

Tim juga meninjau tiga kegiatan betonisasi jalan menggunakan redimix K250 yang dinilai berkualitas baik tanpa retakan.

Di lokasi lain, pembangunan Jembatan Gang Ndoro telah selesai, sementara pembangunan rumah burung hantu belum dapat dilaksanakan karena menyesuaikan kesiapan anggaran.

Pembangunan ruko atau kios desa juga masih berjalan.

Dari dana Bangub Provinsi, Desa Banget telah merampungkan pemasangan 13 unit LPJU di wilayah RW 01 hingga RW 04, sedangkan satu kegiatan Bangub lainnya masih dalam proses.

Sementara itu, program persampahan desa juga menjadi perhatian.

Tahun 2025, desa menganggarkan pembelian tong pilah sampah serta pembuatan biopori.

Namun, belanja tong sampah pilah dihapus karena Desa Banget dijadwalkan menerima BanKeu Persampahan tahun 2026.

Pembuatan biopori masih menunggu pencairan Dana Desa ke rekening kas desa (RKD).

Ia mengatakan, kegiatan monitoring dan evaluasi akan terus berlanjut hingga Senin (15/12).

Sebanyak 15 desa di Kecamatan Kaliwungu.

Camat Satria menambahkan bahwa setiap desa di Kecamatan Kaliwungu diminta menyiapkan dokumen pendukung selama proses visitasi, termasuk progres pelaksanaan fisik dan nonfisik sampai November 2025, laporan pertanggungjawaban untuk pekerjaan yang telah selesai 100 persen, serta laporan kegiatan persampahan.

“Dengan pendampingan pejabat teknis dan kelengkapan dokumen yang baik, monev ini akan menghasilkan gambaran menyeluruh terkait kualitas tata kelola APBDes di desa-desa wilayah Kaliwungu,” katanya. (dik)

Editor : Mahendra Aditya
#apbdes #pengawasan #kaliwungu kudus #Monev #infrasktruktur