Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sempat Diguyur Hujan, Ribuan Santri Padati Jateng Bersholawat di Kudus dalam rangka Hari Santri Nasional 2025, Gubernur Hadir Launching Program ini!

Andika Trisna Saputra • Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:46 WIB
NASIONALISME: Seluruh tamu undangan dan masyarakat hadir menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya pada pembukaan Jateng Bersholawat. (TANGKAPAN LAYAR SIARAN LANGSUNG AKUN YOUTUBE MAJELIS AZZAHIR)
NASIONALISME: Seluruh tamu undangan dan masyarakat hadir menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya pada pembukaan Jateng Bersholawat. (TANGKAPAN LAYAR SIARAN LANGSUNG AKUN YOUTUBE MAJELIS AZZAHIR)

KUDUS – Ribuan santri dan masyarakat tumpah ruah di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Selasa (21/10) malam, dalam gelaran Jateng Bersholawat yang menjadi rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Acara berlangsung khidmat dengan tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.”

Meski sempat diguyur gerimis, ribuan jamaah di lokasi mengenakan jas hujan.

Baca Juga: Gus Yasin Dorong Ekonomi Pesantren Lewat UMKM Santri

Begitu langit mulai cerah, mereka melepaskan jas hujan dan larut dalam lantunan sholawat yang dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dan Gus Iqdam.

Semangat para santri tak surut sedikit pun, terlihat dari wajah mereka yang berseri-seri di tengah suasana religius dan penuh kekhusyukan.

Hadir dalam kesempatan itu Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, Sekda dan jajaran OPD Provinsi Jateng, para bupati se-Jawa Tengah seperti dari Pati, Blora, Jepara, Kendal, Sukoharjo, serta Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton.

Turut hadir pula Forkopimda Kudus, Kapolres Kudus, Dandim 0722 Kudus, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi atas semangat ribuan santri yang hadir dalam acara tersebut.

Menurutnya, peringatan Hari Santri menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para kiai dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Hari Santri merupakan momentum untuk mengingat bahwa santri adalah garda terdepan dan benteng terakhir dalam membela NKRI. Resolusi jihad 22 Oktober 1945 menjadi bukti perjuangan para kiai dan santri yang rela berkorban demi tanah air,” ujar Luthfi.

Baca Juga: Gus Yasin Dorong Terwujudnya Pesantren Ramah Anak dan Perempuan

Ia menambahkan, melalui kegiatan bersholawat ini diharapkan seluruh pemimpin di Jawa Tengah mampu menjadi pemimpin yang amanah, membawa Jawa Tengah menuju keadaan yang gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo.

Pada kesempatan yang sama, Luthfi juga meluncurkan program prioritas “Pesantren Obah,” yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pendidikan di pesantren.

Program ini mencakup pemberian beasiswa bagi santri dan pengasuh pondok pesantren, baik untuk pendidikan di dalam maupun luar negeri.

“Ada 5.570 pesantren di Jawa Tengah yang akan kita rawat bersama, terutama melalui Gus Yasin. Semoga program Pesantren Obah membawa berkah bagi seluruh santri dan pesantren,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya Jateng Bersholawat di Kudus.

Ia menilai semangat santri yang tetap hadir meski diguyur hujan menjadi bukti nyata kecintaan mereka terhadap peringatan Hari Santri.

“Walaupun hujan, para santri tetap semangat. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan barokah bagi kita semua. Kudus patut berbangga karena selain menjadi tuan rumah HSN tingkat provinsi, saat ini juga tengah berlangsung Pekan Olahraga Nasional Beladiri 2025,” ungkapnya.

Sam’ani berharap, momentum Hari Santri dapat memperkuat peran santri dalam pembangunan bangsa.

“Santri ada di mana-mana dan santri bisa apa saja. Semoga santri sehat, pondok pesantren kuat, Indonesia bermartabat,” katanya. (dik)

Editor : Mahendra Aditya
#gus iqdam #gubernur jateng #hsn #jateng bersholawat #Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf