Kemenangan ini tetap menjadikan asa Persiku bertahan di Liga dua dengan mengoleksi sembilan poin.
Gol kemenangan itu dicetak oleh striker asal Ghana, Richard Gadze, pada menit 10. Dia mampu memecahkan telur kebuntuannya dalam mencetak gol.
Baca Juga: Hitung-hitungan Kans Persiku Bertahan di Liga 2: Sisa 4 Pertandingan, Setiap Laga adalah Final
Kemenangan itu juga berarti bagi pelatih baru Persiku Alfiat. Sempat diragukan, akhirnya mantan pelatih Persijap Jepara tersebut mampu membuktikan kepada pecinta sepak bola Kota Kretek.
Raihan tiga poin ini Persiku naik ke peringkat kedua klasemen sementara grup J. Sementara pemuncak klasemen masih dipegang oleh Persekat Tegal dengan 10 poin.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain dan Formasi: Persiku Kudus vs Persibo Bojonegoro, Duel Hidup Mati di Liga 2
Jalannya pertandingan di babak kedua, Persiku tampil menekan pertahanan Persibo Bojonegoro. Pola umpan satu dua atau penguasaan bola diperagakan oleh anak asuh Alfiat.
Di menit awal Persiku peluang sering didapatkan lewat kreasi gelandang serang. Belum 15 menit pertandingan berjalan, akselerasi Richard Gadze tak mampu dihentikan oleh pemain Persibo. Pemain bernomor punggung 43 itu, melesakkan bola dari luar kotak penalti Persibo.
Tendangan yang cukup keras dan terukur tersebut tak mampu dibendung oleh kiper Persibo. Skor keunggulan 1-0 untuk Persiku bertahan hingga paruh waktu.
Sementara di babak kedua, Persiku mampu mempertahankan permainan. Serangan demi serangan Persibo berhasil dipatahkan Jajang Mulyana dkk.
Lini tengah Persiku terbilang kuat dan disiplin pada pertandingan sore tersebut.
Pola serangan umpan-umpan terobosan berhasil diredam oleh Renshi Yamaguchi.
Persiku sebenarnya hampir menggandakan keunggulannya di babak kedua. Tendang kaki kiri Elvateh masih melambung di atas mistar gawang Persibo.
Hingga peluit akhir ditiupkan wasit asal Filipina, Clifford Postanes Daypuyat skor keunggulan 1-0 untuk tuan rumah tak berubah.
Pelatih Persiku Kudus, Alfiat mengaku bersyukur bisa memperoleh hasil positif di kandang. Hal ini tak lepas dari kerja keras para pemain di lapangan.
”Ini berkat kerja keras pemain di lapangan dan menjalankan instruksi pelatih,” katanya.
Alfiat tetap optimistis menjalani tiga laga sisa kedepannya. Step by step perubahan akan dilakukan untuk merealisasikan misi bertahan di Liga 2. Tiga laga sisa pihaknya mentargetkan menyapu bersih.
”Dukungan suporter di kandang sangat penting, semoga pada Kamis melawan Gresik, berbondong-bondong ke sini (Stadion Wergu Wetan, Red),” katanya.
Sementara itu, Pemain Persiku Jajang Mulyana mengaku, kemenangan di kandang ini sangatlah berharga. Dia dan rekan-rekannya akan mengusahakan mengambil poin penuh saat berlaga di kandang.
”Kami berterima kasih dukungannya kepada suporter, keluarga, dan manajemen yang memberikan doa serta support,” jelasnya.
Pelatih Persibo, Riswandi mengaku kecewa dengan hasil ini. Mau tidak mau dirinya di tiga laga sisa harus memetik kemenangan. (gal/zen)
Editor : Noor Syafaatul Udhma