Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lakukan Screening Kesehatan, Puskesmas Jati Kudus Temukan Beberapa Siswa Terdetekasi Anemia hingga Obesitas, Ini Penyebabnya

Santi Indah • Senin, 9 September 2024 | 23:43 WIB
PEMERIKSAAN: Siswa SMP NU Al Ma
PEMERIKSAAN: Siswa SMP NU Al Ma

RADAR KUDUS – Puskesmas Jati Kudus menemukan beberapa siswa di SMP NU Al Ma’ruf terdeteksi mengalami anemia, usai dilakukan screening kesehatan dalam rangka aksi bergizi kemarin (5/9) 2024.

Kepala Puskesma Jati Darini merinci, dari 200 siswa kelas VII SMP NU Al Ma’ruf, sebanyak 73 siswa di antaranya mengalami anemia.

Disebabkan, siswa kurang makan makanan bergizi dan kurang istirahat.

 

Baca Juga: E-Meterai Bermasalah Membuat Pendaftar Banyak yang Belum Submit, Pendaftaran CPNS Kudus Diperpanjang? Ini Penjelasannya

Meliputi, 23 siswa mengalami anemia ringan, 49 siswa anemia sedang, dan satu siswa anemia berat.

Ini bisa memabahayakan kesehatan siswa, terutama remaja putri, kalau tidak diantisipasi dari sekarang, nanti kedepannya kalau sudah menikah dan hamil bisa terjadi indikasi stunting pada janinnya.

“Dari hasil screening dilakukan edukasi untuk konsumsi menu seimbang. Minum tablet FE (zat besi) setiap minggu sekali, dan minum tablet FE selama menstruasi,” jelas Darini.

Disamping melakukan edukasi, Darini juga melakukan tindakan lanjut untuk siswa yang terdeteksi mengalami anemia berat.

Satu siswa tersebut dilakukan rujukan ke Puskesmas Jati untuk pengobatan oleh dokter terkait.

“Kita berikan rujukan agar ditangani secara cepat oleh dokter di Puskesmas Jati. Selain itu, dipantau kesehatannya dan diberikan edukasi agar mengkonsumsi buah dan sayur yang banyak,” tambahnya.

Pada hasil screening kesehatan juga ditemukan lima siswa di SMP NU Al Ma’ruf yang mengalami obesitas, terdiri dari dua siswa laki-laki dan tiga siswa perempuan. Kemudian, pada screening penyakit TBC belum ditemukan kasus.

“Screening kesehatan yang kita lakukan meliputi pemeriksaan tekanan darah, tinggi badan, berat badan, lingkar perut, dan kadar hemoglobin (HB). Tak hanya itu, screening TBC juga dilakukan pada siswa yang mengalami batuk berkepanjangan,” terangnya.

Lebih lanjut, Darini menyampaikan bahwa selain melakukan screening kesehatan, Puskesmas Jati juga menggerakkan aksi bergizi dengan senam bersama, sarapan bergizi, minum tablet FE serentak, serta edukasi gizi.

Kepala SMP NU Al-Ma’ruf Kudus Miftah memberikan apresiasi atas inisiatif Puskesmas Jati dalam mengadakan kegiatan ini.

Baca Juga: Persiku Kudus Jalani Laga Perdana Liga 2 pada Sabtu (7/9/2024), Ini Dia Kapten Timnya?

 

“Kami berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan demi kesehatan siswa,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan para siswa dan turut serta mencegah berbagai penyakit, seperti anemia dan stunting, di masa depan. (xantea)

Editor : Ali Mustofa
#kesehatan #jaga kesehatan #Screening kesehatan #smp #sehat #sayuran #buah #siswa #puskesmas jati #kurang gizi #makan bergizi #pemeriksaan #Kudus #Anemia #stunting #makanan #Pencegahan #kurang darah