RADAR KUDUS - Stadion Wergu Wetan yang menjadi kandang kebanggaan Persiku Kudus, kini mengalami perubahan signifikan pasca-proses pemupukan yang intensif dan proses pengecatan.
Warna hijau yang dulu mendominasi lapangan kini berganti menjadi biru, mencerminkan identitas klub dengan jelas.
Proses pembenahan ini melibatkan koordinasi dengan Dinas Peternakan dan Pertanian untuk memastikan keberhasilan peningkatan kualitas rumput dengan menggunakan pupuk cair disemprotkan melalui drone, meningkatkan kesuburan lapangan secara efektif.
Perubahan tidak hanya terjadi pada warna lapangan, tetapi juga pada pengecatan tribun dan ruang ganti pemain.
Plt Kabid Olahraga Disdikpora Kudus, Widhoro Heriyanto, menjelaskan bahwa seluruh perubahan bertujuan untuk mengangkat standar fasilitas Stadion Wergu Wetan agar sesuai dengan kebutuhan tim dan mendukung kenyamanan penonton.
Manajemen Persiku Kudus tidak hanya fokus pada estetika visual, tetapi juga pada penambahan fasilitas di ruang ganti pemain.
Hal ini merupakan bagian dari upaya menyempurnakan stadion sebagai kandang yang layak untuk kompetisi tingkat nasional, khususnya menghadapi Liga 2 yang akan datang.
Meskipun demikian, masih ada tantangan terkait kecukupan fasilitas yang perlu diperbaiki, seperti yang diungkapkan oleh Panitia Penyelenggara pertandingan.
Selain melakukan perbaikan infrastruktur, manajemen Persiku juga merencanakan penggantian jenis rumput menjadi Zoysia Matrella, mirip dengan yang digunakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk memastikan daya tahan dan kualitas lapangan yang optimal.
Langkah-langkah ini penting untuk menjamin keberlanjutan stadion sebagai kandang utama Persiku dan memenuhi standar yang ditetapkan oleh PSSI dalam menggelar kompetisi sepak bola profesional di Indonesia.
Editor : Noor Syafaatul Udhma