Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

PLN UIK Tanjung Jati B Tanam 5.400 Bibit Mangrove di Pesisir Mororejo, Perkuat Benteng Alami Pantai Jepara

Ali Mustofa • Selasa, 19 Mei 2026 | 15:03 WIB
Peserta kegiatan Penanaman Mangrove Pesisir berfoto bersama di Pantai Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Sabtu (17/5).
Peserta kegiatan Penanaman Mangrove Pesisir berfoto bersama di Pantai Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Sabtu (17/5).

JEPARA – PLN UIK  Tanjung Jati B bersama sejumlah stakeholder melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di kawasan pesisir Pantai Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Minggu (17/5).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UIK Tanjung Jati B melalui pendekatan Nature Based Co-Powerment, yaitu pengelolaan lingkungan berbasis alam yang turut mengintegrasikan aspek sosial dan ekonomi masyarakat.

Program penanaman mangrove ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara PLN UIK Tanjung Jati B, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah II Jawa Tengah, Pemerintah Desa Mororejo, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara, MAPALA Cartens UDINUS, serta Kelompok Tani Rejo sebagai kelompok pengelola kawasan pesisir.

Perwakilan PLN UIK Tanjung Jati B bersama CDK Wilayah II Jawa Tengah, Pemerintah Desa Mororejo, Kelompok Tani Rejo, dan MAPALA Cartens UDINUS Jepara menunjukkan bibit mangrove sebelum penanaman di Pantai Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Sabtu (17/5).
Perwakilan PLN UIK Tanjung Jati B bersama CDK Wilayah II Jawa Tengah, Pemerintah Desa Mororejo, Kelompok Tani Rejo, dan MAPALA Cartens UDINUS Jepara menunjukkan bibit mangrove sebelum penanaman di Pantai Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Sabtu (17/5).

Dalam kegiatan tersebut, PLN UIK Tanjung Jati B menyalurkan bantuan sebanyak 5.400 bibit mangrove, terdiri atas 3.400 bibit Rhizophora dan 2.000 bibit Avicennia, yang ditanam di area pesisir seluas sekitar 180 meter persegi.

Aksi penanaman ini melibatkan sekitar 50 peserta dari unsur PLN, pemerintah, kelompok tani, mahasiswa pecinta alam, dan masyarakat setempat.

Kepala Desa Mororejo, Sunaji, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN UIK Tanjung Jati B dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kolaborasi multipihak sangat penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan pesisir yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat desa.

Sementara itu, perwakilan CDK Wilayah II Jawa Tengah, Yamto, menekankan bahwa mangrove memiliki fungsi ekologis yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir.

 Karena itu, upaya pelestarian mangrove perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sebagai pengelola utama di lapangan.

Perwakilan PLN UIK Tanjung Jati B bersama peserta aksi melakukan penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Sabtu (17/5).
Perwakilan PLN UIK Tanjung Jati B bersama peserta aksi melakukan penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Sabtu (17/5).

General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Andi Makkasau, mengungkapkan bahwa kegiatan penanaman mangrove merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“PLN UIK Tanjung Jati B berkomitmen untuk menjalankan program TJSL yang tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Penanaman mangrove ini menjadi bagian dari upaya membangun benteng alami pesisir, menjaga ekosistem, sekaligus mendukung keberlanjutan mata pencaharian masyarakat pesisir,” ujar Andi.

Ia menambahkan, ekosistem mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, penyerap karbon biru, serta habitat bagi berbagai biota pesisir seperti ikan, kepiting, dan organisme laut lainnya.

Peserta aksi menanam bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Sabtu (17/5).
Peserta aksi menanam bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Sabtu (17/5).

Dengan pulihnya ekosistem mangrove, diharapkan kawasan pesisir Mororejo semakin terlindungi dan mampu mendukung peningkatan hasil tangkapan nelayan lokal.

Melalui kegiatan penanaman mangrove ini, PLN UIK Tanjung Jati B berharap kawasan pesisir Mororejo dapat semakin kuat menghadapi ancaman abrasi, memiliki ekosistem yang lebih sehat, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar. (*)

Editor : Ali Mustofa
#PLN UIK  Tanjung Jati B #pesisir Pantai Mororejo #kawasan pesisir #Penanaman mangrove