Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Begini Penjelasan Bupati Jepara soal Investor yang Sepakat agar Ustadz dan Kiai Bisa Tausyiah di Kawasan Industri

M. Khoirul Anwar • Selasa, 5 Agustus 2025 | 02:50 WIB
Bupati Jepara Witiarso Utomo
Bupati Jepara Witiarso Utomo

JEPARA – Bupati Jepara Witiarso Utomo mengungkapkan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembinaan rohani bagi karyawan pabrik-pabrik yang beroperasi di Jepara.

Ia menyampaikan bahwa sejumlah investor, termasuk dari Korea dan Tiongkok, telah sepakat membuka ruang bagi para kiai dan ustadz untuk menyampaikan ceramah atau tausyiah di lingkungan industri.

Hal itu disampaikan Witiarso usai melakukan pertemuan dengan sejumlah perwakilan investor di Jepara.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya sinergis antara pemerintah, tokoh agama, dan pelaku usaha demi memastikan nilai-nilai religius tetap hidup di tengah geliat industrialisasi daerah.

“Sudah ada kesepahaman, bahwa kiai dan ustadz boleh menyampaikan pembinaan rohani di dalam pabrik. Ini penting agar para karyawan tetap mendapatkan siraman rohani sesuai syariat Islam,” ujar Bupati yang akrab disapa Wiwit.

Ia juga mendorong Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara untuk segera bersurat secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten Jepara agar hal ini bisa ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan operasional di lapangan.

"Silakan dari PCNU mengirim surat resmi. Supaya Pemkab bisa fasilitasi lebih lanjut agar program pembinaan rohani ini berjalan dengan terstruktur dan terjadwal," imbuhnya.

Langkah ini disambut positif berbagai kalangan. PCNU Jepara menyatakan siap mendukung dengan mengerahkan para dai dan asatidz untuk hadir memberikan penguatan spiritual di lingkungan kerja.

Bupati Wiwit menambahkan bahwa pembinaan spiritual menjadi aspek penting dalam menjaga keseimbangan hidup para pekerja. “Mereka butuh motivasi keagamaan, butuh pencerahan. Agar tetap terjaga moralitasnya meskipun sibuk bekerja,” pungkasnya.

Kebijakan ini sekaligus menjadi bentuk konkret perhatian Pemkab Jepara terhadap kultur religius masyarakat serta memperkuat jalinan antara dunia usaha dan nilai-nilai spiritual keislaman di Bumi Kartini.

Editor : Mahendra Aditya
#kawasan #industri #jepara #pcnu #moral #ceramah #witiarso utomo #tausyiah