JEPARA – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara berencana menawarkan pengelolaan dua objek wisata milik daerah kepada investor.
Dua objek wisata itu meliputi Pantai Pungkruk di Desa Mororejo, Mlonggo, dan Gua Tritip di Kecamatan Donorojo.
Hal ini agar pengelolaan dua objek tersebut, bisa lebih optimal.
Di sisi lain, dari segi kemampuan keuangan untuk pengelolaan dua objek wisata tersebut, saat ini masih cukup terbatas.
Kepala Disparbud Jepara Moh. Eko Udyyono menyatakan, dua objek tersebut terbuka bagi investor.
”Monggo. Siapapun yang mau berinvestasi, saya persilakan. Tinggal nanti tetap akan kami pertemukan antara investor dengan yang ada di sini. Yaitu Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan sekda. Nanti tinggal dirembug bareng,” jelas Eko.
Lewat rembugan bareng itu, menurut Eko bisa diketahui investasi jenis apa yang ingin diterapkan terhadap dua objek tersebut.
Termasuk berapa lama investasi itu, bisa dilakukan.
”Nanti kita kerja sama secara keseluruhan saja. Mau disewa keseluruhan, monggo. Tinggal berapa lama dan seperti apa kami serahkan,” terang Eko.
Ia berharap, dengan ditawarkannya dua objek kepada investor itu, nantinya bisa dikelola dengan lebih optimal.
Dari situ, pendapatan asli daerah (PAD) yang diperoleh juga diharapkan makin meningkat.
”Karena memang dari segi keuangan, kami belum ada kemampuan untuk mengelola ke sana. Pembiayaan untuk pengelolaan di destinasi Gua Tritip dan Pantai Pungkruk ini kan masih sangat terbatas,” tandas Eko.
Terkait potensi dua objek wisata tersebut, yang ditawarkan merupakan potensi alam.
Gua Tritip punya potensi alam di area pegunungan kapur di Kecamatan Donorojo.
Sementara Pantai Pungkruk punya po tensi wisata bahari dengan keindahan pasir putihnya.
Diketahui, sejak awal tahun ini, dua objek wisata tersebut telah ditetapkan sebagai salah satu sumber PAD terkait retribusi masuk objek wisata.
Hanya, sejauh ini pendapatan yang diraih ma sih belum optimal, lantaran masih sepi pengunjung.
Berbeda dengan kondisi sejumlah objek wisata lain yang dikelola Disparbud Jepara. (rom/lin)
Editor : Ali Mustofa